Dalam 10 Hari Terakhir Ramadan: Amalan Khusus di Masjid

Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan kemuliaan untuk umat Islam di seluruh dunia. Bulan ini disucikan oleh amal saleh dan ibadah yang mencakup salat tarawih, membaca Al-Qur’an, berpuasa, dan banyak lagi. Namun, ada suatu amalan yang khusus dilakukan dalam sepuluh hari terakhir Ramadan, yaitu I’tikaf.

Apa Itu I’tikaf?

I’tikaf adalah suatu ritual dimana seorang Muslim menghabiskan waktu berhari-hari dan bermalam hingga berhari-hari di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Biasanya, amalan I’tikaf dilakukan pada sepuluh hari terakhir Ramadan, dimana seorang Muslim akan tinggal di masjid, fokus pada salat, membaca Al-Qur’an, dan melakukan ibadah lainnya.

Keutamaan I’tikaf

Dalam Hadits Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa yang melakukan I’tikaf sepuluh hari terakhir Ramadan, maka itu seperti amal dua bulan haji.” Ini menunjukkan betapa besarnya pahala yang dijanjikan bagi mereka yang melakukan I’tikaf.

Selain itu, ada hadis lain yang diriwayatkan oleh Muslim, “Siapa yang I’tikaf sepuluh hari terakhir Ramadan maka dia akan mendapat pahala dua haji dan dua umroh.” Sungguh ini adalah bukti keagungan I’tikaf

Tuntunan Melakukan I’tikaf

Dalam melaksanakan I’tikaf, terdapat beberapa tuntunan yang perlu diperhatikan. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Niat: Seorang Muslim sejati memperbaharui niatnya hanya untuk Allah, dan ini adalah dasar dari setiap ibadah.
  2. Berpuasa: Menurut mayoritas ulama, berpuasa adalah syarat untuk dapat ber-I’tikaf.
  3. Menetap di Masjid: I’tikaf hanya dapat dilakukan di masjid yang digunakan untuk menjalankan sholat Jumat.
  4. Meninggalkan urusan dunia: Dalam waktu I’tikaf, seorang Muslim harus meninggalkan segala urusan dunia dan fokus dalam ibadah kepada Allah.
  5. Patuh pada peraturan masjid: Dalam menjalankan I’tikaf, seorang Muslim harus menghormati dan mematuhi peraturan masjid.

Penutup

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan setiap hari memiliki potensi untuk mendapatkan kebaikan dan pahala yang tak terbatas. Sepuluh hari terakhir Ramadan tidak hanya penting karena malam Lailatul Qadar, tetapi juga karena amalan I’tikaf yang khusus dilakukan di masjid pada periode ini. Semoga kita semua dapat mencapai keberkahan dan manfaat maksimal dari bulan suci ini.

Leave a Comment