Sebagai antusias agama Kristen dan pembaca setia kitab suci, Anda mungkin telah sering mendengar istilah ‘gereja’. Dalam konteks Perjanjian Baru, bagaimanakah gereja diterjemahkan dan apa artinya dalam Bahasa Yunani? Mari kita telusuri lebih jauh.
Pengertian “Gereja” di dalam Perjanjian Baru
Istilah ‘gereja’ dalam Perjanjian Baru diambil dari kata Yunani “Ekklēsia”. Kata ini bermakna ‘panggilan keluar’. Dalam konteks agama Kristen, istilah gereja merujuk kepada kumpulan orang-orang yang telah “dipanggil keluar” dari dunia menuju Tuhan. Itulah sebabnya, sering juga kita temui ‘gereja’ didefinisikan tidak hanya sebagai bangunan fisik, tetapi lebih pada komunitas orang-orang beriman—tubuh Kristus.
Melacak Asal Usul Istilah “Ekklēsia”
Sebelum menjadi istilah utama dalam kekristenan, ‘Ekklēsia’ adalah istilah publik dan politis di negara-negara kota (city-states) Yunani kuno. ‘Ekklēsia’ adalah tubuh warga negara yang berhak, yang ‘dipanggil keluar’ dari rumah mereka untuk berkumpul dan membicarakan urusan publik. Jadi, konotasi dari ‘dipanggil keluar’ dalam ‘Ekklēsia’ ini awalnya diterapkan dalam konteks sipil dan gubernur.
“Ekklēsia” dalam Konteks Perjanjian Baru
Dalam Perjanjian Baru, Yesus sendiri adalah yang pertama kali menggunakan istilah ‘Ekklēsia’. Dia menggunakan istilah ini saat berbicara dengan Rasul Petrus dalam Matius 16:18, “Dan Akupun berkata kepadamu, bahwa engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku (Ekklēsia), dan pintu-pintu neraka tidak akan kuat menentangnya.”
Dalam konteks ini, Yesus menggunakan istilah ‘Ekklēsia’ sebagai simbol persekutuan iman, pengetahuan, dan pemahaman; sebagai tempat orang-orang berkumpul, tidak hanya dalam struktur fisik, tetapi dalam spiritualitas dan tujuan bersama.
Menyimpulkan
Dengan memahami asal-usul dan penerapan kata ‘Gereja’ atau ‘Ekklēsia’, kita mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana gereja melampaui makna fisik atau struktural. Gereja dalam Perjanjian Baru menciptakan gambaran tentang komunitas beragama yang ‘dipanggil keluar’, ditempa dalam cinta, iman, dan komitmen bersama kepada Kristus.
Apa pun denominasi atau tradisi Anda, ingatlah bahwa setiap anggota gereja, setiap individu yang telah ‘dipanggil keluar’, adalah bagian yang sangat penting dan berharga dari tubuh Kristus. Dalam konteks ini, gereja adalah rumah spiritual kita bersama, tempat kita menemukan kedamaian dan pencerahan, serta inspirasi untuk hidup yang lebih baik dan lebih penuh makna.