Dalam Suatu Persilangan, Sifat Resesif Tidak Tampak pada Fenotipe Keturunannya Jika …

Ketika berbicara tentang genetika, pertanyaan utama adalah bagaimana sifat tertentu ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam konten ini, kita akan fokus pada konsep sifat resesif dan bagaimana ini mungkin tidak tampak dalam fenotipe (penampilan fisik) keturunan pada kasus tertentu dalam persilangan.

Persilangan dan Ketentuan Mendel

Dimulai dengan pengetahuan dasar tentang genetika, fakta pertama yang perlu diingat adalah bahwa setiap individu (pada spesies yang bereproduksi seksual) mewarisi dua salinan dari setiap gen, satu dari masing-masing orangtua. Konsep ini merupakan rumusan dasar dari hukum pewarisan genetika yang disampaikan oleh Gregor Mendel. Dalam setiap gen, terdapat variasi yang disebut alel. Alel suatu gen bisa dominan atau resesif.

Sifat Resesif dan Fenotipenya

Alel resesif adalah tipe yang efeknya hanya tampak pada fenotipe jika salinan gen dari kedua orangtua adalah alel resesif tersebut. Dalam kata lain, jika alel ini hanya diwarisi dari satu orangtua dan yang lainnya memberikan alel dominan, maka pengaruh dari alel dominan tersebut yang akan tampak pada fenotip.

Contohnya, albinisme adalah sebuah sifat yang dihasilkan oleh dua alel resesif. Jika individu tersebut mewarisi satu alel albinisme dan satu alel normal, dia tidak akan menjadi albino karena alel normal adalah alel dominan yang menampakkan diri dalam fenotip.

Persistensi Sifat Resesif

Pada umumnya, kita mungkin berpikir bahwa sifat resesif tampaknya “menghilang” dalam gen pool karena dominasi sifat dominan. Namun, ini bukanlah kasusnya. Sifat resesif dapat “disimpan” dalam kondisi heterozigot (membawa satu alel resesif dan satu alel dominan) dan muncul kembali dalam generasi berikutnya jika dua individu heterozigot menghasilkan keturunan. Dengan demikian, sifat resesif memiliki mekanisme untuk dipertahankan dalam populasi sepanjang waktu.

Kesimpulan

Secara ringkas, dalam suatu persilangan, sifat resesif tidak tampak pada fenotipe keturunan jika mereka mewarisi salah satu alel dominan dari orang tua mereka. Namun, ini tidak berarti sifat resesif tersebut hilang; sebaliknya, ia tetap ada dan bisa menampakkan diri dalam generasi berikutnya dalam kondisi yang tepat. Memahami hal ini penting untuk gambaran yang lengkap dan akurat tentang bagaimana sifat diwariskan dari generasi ke generasi.

Leave a Comment