Dasar negara menjadi pemersatu substansi kehidupan berbangsa dan bernegara. Di berbagai negara, dasar ini diartikan dalam bentuk konstitusi, hukum, dan nilai-nilai nasional yang menjadi pegangan masyarakat serta pemerintah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan memutuskan kebijakan. Dalam mendiskusikan ini, penting untuk menyadari apa yang termasuk dalam lingkup dasar negara dan apa yang sebenarnya tidak.
Apa yang Termasuk dalam Dasar Negara?
Dasar negara berkaitan erat dengan bagaimana suatu negara diatur dan dijalankan, selaras dengan prinsip-prinsip dan tujuan umumnya. Ada beberapa aspek yang termasuk dalam dasar negara:
- Konstitusi dan Hukum: Dasar negara paling jelas tercermin dalam konstitusi dan hukum suatu negara. Ini mencakup susunan lembaga pemerintahan, hak dan kewajiban warganya, serta prosedur dan proses penting lainnya.
- Nilai-nilai Kebangsaan: Bisa saja berupa nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi, keadilan, dan lainnya yang menjadi penuntun perilaku individu dan kolektif dalam suatu negara.
- Fokus Kebijakan: Ini mencakup isu-isu penting seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan yang menjadi prioritas suatu negara.
Apa yang Tidak Termasuk?
Meski mencakup berbagai aspek, dasar negara bukanlah “semua yang ada dalam suatu negara” atau “segala sesuatu yang dilakukan oleh suatu negara”. Berikut ini adalah beberapa hal yang tidak termasuk dalam dasar negara:
- Keputusan-keputusan Singkat Jangka Pendek: Dasar negara adalah prinsip dasar yang mendefinisikan negara dalam jangka panjang. Keputusan seperti, misalnya, alokasi anggaran tahunan atau tingkat suku bunga bukanlah bagian dari dasar negara, meskipun mereka dipengaruhi oleh dasar tersebut.
- Peristiwa Sejarah atau Aktual: Meskipun peristiwa penting dalam sejarah suatu negara mungkin telah membentuk dasar negara, peristiwa tersebut bukan bagian dari dasar negara itu sendiri.
- Opini Pribadi atau Isu Sosial Kontroversial: Meski dan dekat dengan kehidupan politik, isu seperti opini pribadi pemimpin, perdebatan sosial, atau permasalahan yang sifatnya kontroversial tidak termasuk dalam dasar negara.
Dengan demikian, dasar negara menjadi panduan dalam bernegara yang diperlukan untuk membentuk identitas, kebijakan, dan arah sebuah negara. Namun, penting untuk memahami batasan dan ruang lingkup dasar negara untuk menghindari penafsiran yang salah dan melayani tujuan dan prinsip suatu negara dengan lebih baik.