Fokus: Mengapa Penjara Bastille Menjadi Sasaran Pertama saat Meletus Revolusi Prancis

Sejarah selalu memiliki kekayaan cerita, dan tak terkecuali dengan prajurit penjelajah serta rakyat kecil yang turut memiliki peran penting dalam mencapai kemenangan. Salah satu titik penting dalam sejarah Prancis terjadi pada tahun 1789, dimana Revolusi Prancis meletus dan mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan di negara tersebut dan dunia. Dalam keriuhan revolusi yang sarat dengan ketegangan tersebut, Penjara Bastille menjadi sasaran pertama. Namun, apa alasannya?

Latar Belakang Penjara Bastille

Penjara Bastille, bukanlah sebuah penjara biasa. Itu adalah benteng besar yang dibangun pada abad ke-14, digunakan sebagai pusat penahanan bagi para tahanan politik di bawah perintah raja, menjelma sebagai simbol kekuasaan mutlak monarki.

Mengapa Penjara Bastille menjadi Sasaran Pertama?

Mungkin sebagian besar dari kita bertanya, mengapa penjara menjadi target serangan pertama? Bukankah seharusnya istana raja atau lokasi strategis lainnya? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami arti penting dari Bastille itu sendiri.

Simbol Ketidakadilan

Bastille, bagi rakyat Prancis, bukan hanya sebuah penjara, tetapi merupakan lambang penindasan kerajaan. Penjara itu dipenuhi dengan tahanan politik, penentang raja yang dicampakkan tanpa proses pengadilan yang adil.

Benteng Senjata

Bastille juga dianggap sebagai gudang senjata rahasia bagi raja. Menyerbu dan menguasai Bastille berarti memutus akses raja terhadap persenjataan tersebut.

Titik Balik Revolusi

Revolusi Prancis melakukan tindakan simbolis dengan menyerang Bastille. Revolusi dimulai sebagai perjuangan rakyat yang keberadaannya ditindas oleh pemerintahan absolute raja, dan serangan tersebut menjadi titik balik revolusi, sebuah tanda bahwa rakyat tidak ingin menerima lagi penindasan tersebut.

Kesimpulan

Maka dari itu, serbuan ke Bastille pada tanggal 14 Juli 1789 bukan hanya serangan revolusioner semata, tetapi juga perwujudan dari penolakan rakyat Prancis terhadap penindasan yang telah berlangsung selama ini. Menyerang Penjara Bastille, lebih dari sekedar menghancurkan bangunan fisik. Itu tentang menghancurkan simbol tirani dan ketidakadilan yang telah lama mereka alami.

Revolusi Prancis dan penyerangan Bastille menjadi bagian integral dari sejarah dunia, milik rakyat jelata yang berani menentang tirani demi mencapai keadilan dan kebebasan. Dan sampai sekarang, tanggal 14 Juli diperingati sebagai Hari Bastille, hari libur nasional di Prancis yang dirayakan dengan berbagai perayaan dan kembang api di seluruh negeri untuk memperingati peristiwa penting ini dalam perjalanan sejarah Prancis.

Sumber Referensi: Sejarah Revolusi Prancis

Leave a Comment