Hormat dan kasih sayang kepada orang tua, terutama kepada ibu, adalah ajaran utama dalam ajaran agama Islam. Hadis sebagai sumber ajaran kedua setelah Al-Quran seringkali mengajarkan hal tersebut. Hadis-hadis tersebut dengan jelas mencerminkan peran dan posisi ibu yang sangat tinggi dalam pandangan Islam.
Menghormati Ibu: Sebuah Perintah dalam Hadis
Rasulullah SAW mengingatkan kita akan pentingnya menghormati ibu dalam sebuah Hadis Sahih Bukhari dan Muslim:
“Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku beri bakti dengan baik?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Lantas siapa?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Lantas siapa?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Lantas siapa?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Bapakmu.” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548).
Dari hadis di atas, kita bisa melihat bahwa posisi ibu dihargai tiga kali lebih tinggi dibandingkan bapak. Ini adalah gambaran jelas tentang betapa tingginya kedudukan ibu dalam Islam.
Mengapa Ibu?
Menghormati ibu bukanlah konsep yang diungkapkan secara acak oleh Nabi Muhammad SAW, tetapi ini didasarkan pada pengorbanan, kasih sayang, dan perjuangan yang biasa dilakukan oleh seorang ibu. Ibu adalah seseorang yang menjaga dan melindungi anak-anaknya sejak dalam kandungan, melalui proses kelahiran, dan bahkan setelah itu. Keteguhan, cinta, dan pengorbanan yang ditunjukkan seorang ibu hampir tidak terbandingkan, dan oleh karena itu, ia berhak mendapatkan penghormatan dan bakti terbesar.
Lantas, Bagaimana Menghormati Ibu?
Menghormati ibu bukan hanya tentang berbicara dengan sopan atau memberi hadiah pada hari-hari tertentu. Lebih dari itu, penghormatan ini meliputi mendengarkan kata-katanya, menghargai pendapatnya, membantunya dalam melakukan pekerjaan sehari-hari, berdoa untuk kesejahteraan dan kebahagiaannya, dan yang paling penting adalah mencapai ridha Allah melalui ridha ibu.
Ringkasnya, posisi ibu dalam Islam ditempatkan sangat tinggi. Hormat dan kasih sayang kepada mereka bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Investasi mereka pada kita tidak dapat diukur dengan materi apapun. Oleh karena itu, satu-satunya cara kita bisa membalas semua itu adalah dengan memberikan penghormatan, kasih sayang, dan perhatian yang mereka layak terima. Semoga kita selalu diberikan kesempatan untuk bisa menghormati dan membuat ibu kita bahagia.