Pengertian DNA dan RNA mungkin tidak asing bagi kita yang pernah belajar tentang biologi. Manusia dan semua organisme hidup lainnya mempunyai DNA dan RNA. DNA berperan penting dalam pembentukan protein, dan salah satu teknologi dari proses pembentukannya adalah dengan cara transkripsi dan translasi.
Transkripsi adalah proses dimana DNA digunakan untuk membuat RNA, dan translasi adalah proses pembentukan protein dari RNA. Dalam proses translasi, terdapat istilah Kodon. Kodon adalah sekelompok tiga buah pasangan basa dalam RNA (ribo nukleat asam) yang menentukan asam amino tertentu dalam protein.
Dalam tulisan ini kita akan membahas lebih dalam tentang interpretasi dari gugusan kodon — GUA-SSU-AGS-USG, dan bagaimana peranannya dalam membentuk rantai sense.
Memahami Kodon
Kodon menjadi bagian penting dalam proses sintesis protein. Setiap tiga basa mengkode untuk asam amino yang berbeda. Konsep mengkode ini berlaku juga dalam kasus jika gugusan kodon adalah GUA-SSU-AGS-USG.
GUA, SSU, AGS, dan USG mewakili grup basa berpasangan dalam rantai RNA yang memiliki arti atau kodifikasi spesifik. Untuk memahaminya, kita harus mengetahui tabel kodon yang berlaku.
Setelah melihat tabel, contohnya, kita bisa tahu bahwa “GUA” mewakili “valine”, “SSU” mungkin bukan urutan yang dikenal (biasanya kodon mengandung huruf A/U/G/C) dan kita perlu melakukan konversi, demikian pula dengan “AGS” dan “USG”.
Urutan Triplet pada Rantai Sense
Jika kita ingin mencari urutan triplet pada rantai sense dari gugusan kodon GUA-SSU-AGS-USG, kita perlu memahami konsep dari RNA sense dan antisense.
Rantai sense adalah rantai DNA yang memiliki urutan basa yang sama dengan mRNA dan dapat membaca langsung untuk sintesis protein. Sementara, rantai antisense adalah bagian dari DNA ganda yang menjadi cetakan untuk proses pembuatan mRNA.
Oleh karena itu, jika kita menerjemahkan gugusan kodon GUA-SSU-AGS-USG ke dalam rantai sense, kita perlu mengonversi urutan ini ke dalam urutan DNA. Kebanyakan ilmuwan mengganti urutan huruf RNA (A/U/G/C) menjadi DNA (A/T/G/C). Sehingga urutan triplet pada rantai sense dari GUA-SSU-AGS-USG menjadi GTA-SSU-AGS-USG.
Note: Sebagaimana disebutkan sebelumnya, “SSU”, “AGS”, dan “USG” mungkin bukan urutan yang dikenal dalam kodon, oleh karena itu, kita perlu melakukan konversi lebih lanjut menggunakan tabel kodon yang tepat.
Menjelajahi dunia biologi molekuler dan genetika memang sangat menarik. Memahami bagaimana satu baris sederhana dari basa nukleotida dalam DNA dapat dikonversi menjadi urutan asam amino dalam protein adalah salah satu aspek paling menakjubkan dari biologi. Kita dapat memahami bagaimana kerumitan kehidupan ini terjadi, dari struktur yang sangat kecil didalam sel.