Ketika membicarakan tentang karakter yang menyatukan kekuatan, integritas, dan keadilan sosial, ada satu nama yang dengan mudah datang ke pikiran – Umar bin Khattab RA. Dikenal sebagai sahabat yang gigih dan teguh dalam prinsip-prinsipnya, Umar bin Khattab memberikan teladan bagi kita semua tentang bagaimana menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat.
Kepemimpinan Umar Bin Khattab RA
Kubah yang menjadi khalifah kedua ini memiliki otoritas dan kekuatan sebagai pemimpin. Akan tetapi, jauh dari apa yang mungkin dianggap sebagai perilaku tirani atau otoriter, Umar bin Khattab menggunakan posisinya untuk memberi manfaat kepada rakyatnya. Beliau dikenal dengan kebijakannya yang pro-rakyat.
Dampaknya terhadap Rakyat
Umar bin Khattab merasakan kondisi rakyatnya secara langsung dengan selalu berinteraksi dan berbaur dengan rakyat jelata. Inilah yang membuat beliau mampu membaca harapan dan keinginan rakyat, sehingga dapat memberikan kebijakan-kebijakan yang mendukung kesejahteraan mereka.
Bukan hanya itu, Umar bin Khattab bahkan biasa keluyuran di malam hari untuk memastikan keselamatan rakyatnya. Ada banyak cerita tentang bagaimana beliau menghabiskan malam-malamnya dengan berjalan dan berkeliling kota, menegur orang yang berbuat salah dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.
Tetap Merakyat Meski sebagai Pemimpin
Umar bin Khattab menunjukkan bahwa menjadi pemimpin tidak berarti menjauh dari rakyat. Sebaliknya, beliau malah semakin merakyat dan mudah dijangkau oleh rakyatnya. Hal inilah yang kemudian menjadi fondasi keberhasilan beliau dalam memimpin.
Pelajaran dari Sahabat Umar Bin Khattab RA
Pelajaran terbesar yang bisa kita ambil dari kisah Umar bin Khattab adalah bahwa kekuasaan dan kepemimpinan tidak dipengaruhi oleh seberapa jauh kita bisa memanfaatkan posisi kita untuk mendapatkan keuntungan, melainkan seberapa jauh kita memanfaatkan posisi itu untuk melayani dan membuat perubahan positif bagi orang lain.
Umar bin Khattab RA, sahabat Nabi yang menjadikan dirinya sebagai teladan bagaimana seharusnya seorang pemimpin itu berperilaku. Bukan sahaja kepada orang yang berada di posisi paling atas, tetapi juga kepada mereka yang berada di bawahnya. Beliau adalah pemimpin yang merakyat dengan segala contoh tindakannya.
Kisah Umar bin Khattab membuka mata kita tentang bagaimana seharusnya pemimpin itu berperilaku. Beliau adalah pemimpin yang merakyat dengan segala contoh tindakannya. Beliau membuktikan bahwa kekuasaan dan kepemimpinan itu tidak mengubah seseorang menjadi individu yang sombong dan lalai. Sebaliknya, itu justru membuat dia lebih peduli dengan rakyatnya dan selalu ada untuk mereka.