Pada era silam, perpindahan Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, yang lebih populer dikenal dengan peristiwa Hijrah, merupakan sebuah pertanda bagi dimulainya fase baru kehidupan para Muslim pada masa itu. Di dalam artikel ini, kita akan membahas secara detil tentang langkah-langkah yang diambil oleh Nabi Muhammad SAW saat pertama kali tiba di kota Madinah.
Penyambutan di Madinah
Saat tiba di Madinah, Nabi Muhammad SAW disambut dengan penuh kegembiraan oleh penduduk Madinah yang dikenal dengan sebutan Ansar. Mereka menyambut Nabi dengan lagu “Tala’ al Badru” yang menjadi simbol kebahagiaan penantian mereka terhadap kedatangan Nabi.
Pembangunan Masjid Quba
Salah satu tugas pertama yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW adalah membangun Masjid Quba. Ini menjadi masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam. Tujuan dibangunnya Masjid Quba adalah untuk menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual umat Islam di Madinah.
Pembangunan Masjid Nabawi
Setelah pembangunan Masjid Quba, Nabi Muhammad SAW kemudian mulai membangun Masjid Nabawi. Masjid ini tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, namun juga digunakan sebagai pusat pemerintahan, pengadilan, dan tempat pendidikan.
Penyusunan Masyarakat
Di Madinah, Nabi Muhammad SAW juga melakukan penyusunan kembali masyarakat untuk memastikan adanya kohesi dan kerjasama antar anggota masyarakat. Hal ini dilakukan melalui sistem persaudaraan antara Muhajirin dan Ansar, serta pembentukan perjanjian yang dikenal dengan ‘Piagam Madinah’.
Penyelenggaraan Dakwah
Tidak lupa, Nabi Muhammad SAW terus melakukan dakwah dan mensyiarkan ajaran Islam di Madinah. Ia juga memperjuangkan persatuan dan kesepakatan dengan berbagai suku dan komunitas lain yang ada di Madinah.
Dalam rangkuman tersebut, tahapan yang dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW ketika tiba di Madinah bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, dengan kebijaksanaan dan keteguhan hati, beliau mampu melakukan segala upayanya itu secara sistematis dan terorganisir. Hal ini mencerminkan pentingnya memiliki visi dan misi yang jelas dalam memimpin sebuah komunitas atau pada konteks yang lebih besar, sebuah negara dan umat. Semoga kita, sebagai umat Muslim, dapat memaknai dan mempelajari langkah-langkah tersebut sebagai pelajaran hidup dalam menjalani kehidupan sehari-hari.