Musyawarah atau pertemuan adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan sosial manusia. Lebih penting lagi, dalam konteks agama Islam, momen ini dianggap sebagai penggalan waktu yang berharga untuk memohon ampunan Allah. Pertanyaannya adalah mengapa? Apa makna filosofis yang ada di balik manuver spiritual ini? Berikut adalah beberapa alasan kepada pertanyaan tersebut.
Mewujudkan Kesadaran akan Kesalahan
Pertama dan yang paling mendasar: Setiap manusia memiliki kecenderungan untuk melakukan kesalahan – baik itu secara sengaja atau tidak. Tidak ada satupun manusia yang sempurna. Untuk itu, setiap pertemuan atau musyawarah sebaiknya diawali dan diakhiri dengan memohon ampunan kepada Allah. Hal ini melambangkan kesadaran kita atas segala kekhilafan yang mungkin kita buat, baik dalam percakapan, perbuatan, hingga pikiran kita.
Merendahkan Hati dan Membuka Pintu Komunikasi
Ketika kita memohon ampunan, kita secara tidak langsung merendahkan hati kita dan mengakui bahwa kita adalah manusia yang memiliki banyak kesalahan. Sikap ini dapat membuka pintu komunikasi yang lebih baik dan efektif dalam musyawarah. Selain itu, memohon ampunan kepada Allah juga melambangkan bahwa kita menyerahkan segala keputusan kepada-Nya.
Menghindari Sifat Sombong dan Arogan
Memohon ampunan Allah dalam setiap musyawarah dapat menjadi sarana efektif untuk kita menghindari sikap sombong dan arogan. Kedua sifat ini bisa menjadi penghalang dalam mencapai kesepakatan dalam sebuah musyawarah.
Kesimpulan
Sebagai penutup, pengertian terdalam dari memohon ampunan Allah dalam setiap musyawarah adalah untuk membuat kita selalu ingat bahwa kita adalah manusia biasa yang selalu melakukan kesalahan dan butuh bimbingan dari-Nya. Dengan memohon ampunan, kita juga mengajak semua peserta musyawarah untuk membuang jauh-jauh sifat sombong dan arogan yang ada dalam diri. Dengan cara ini, setiap musyawarah akan berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.
Ingatlah bahwa setiap musyawarah harus diisi dengan keikhlasan, kerendahan hati dan kejujuran. Dengan memohon ampunan kepada Allah pada awal dan akhir pertemuan, kita membuka jalan untuk keberkahan dan kebijaksanaan dalam setiap keputusan yang kita buat.