Mengapa Unsur Gas Mulia Sangat Sulit Bereaksi dengan Unsur Lain?

Setiap hari kita hidup di dunia yang penuh dengan reaksi kimia. Dari metabolisme di dalam tubuh sampai reaksi pembakaran mobil bermotor, reaksi kimia terjadi di mana-mana. Namun, ada satu grup unsur dalam tabel periodik yang sangat sulit ikut serta dalam reaksi-reaksi ini: unsur gas mulia atau noble gases. Lantas, mengapa unsur gas mulia sangat sulit bereaksi dengan unsur lain?

Pengertian Unsur Gas Mulia

Sebelum masuk lebih dalam ke alasan mengapa gas mulia sulit untuk bereaksi, ada baiknya kita mengetahui apa itu gas mulia. Gas mulia, juga dikenal sebagai gas inert, merupakan grup unsur yang terletak di sisi paling kanan tabel periodik. Meliputi helium (He), neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), sampai radon (Rn), unsur-unsur ini dikenal dengan sifatnya yang stabil dan reaktifitas yang rendah.

Penjelasan Ilmiah: Struktur Elektron

Alasan utama gas mulia sulit bereaksi terletak pada struktur elektron mereka. Dalam atom, elektron tersusun dalam beberapa lapisan yang disebut kulit elektron. Lapisan dalam bisa menampung dua elektron sedangkan lapisan selanjutnya bisa menampung hingga delapan elektron.

Kestabilan atom tercapai ketika kulit elektron terluarnya terisi penuh. Pada hampir semua gas mulia (kecuali helium yang hanya memiliki 2 elektron pada kulit terluarnya), kulit elektron terluar sudah terisi penuh oleh 8 elektron. Kondisi ini, yang dikenal sebagai “aturan oktet”, membuat gas mulia tidak “membutuhkan” elektron tambahan atau “melepaskan” elektron yang sudah ada. Akibatnya, gas mulia cenderung tidak bereaksi dengan unsur lain.

Pengecualian untuk Xenon dan Radon

Namun, penelitian terbaru telah menemukan bahwa xenon dan radon, dua gas mulia dengan atom yang lebih besar, dapat membentuk senyawa dengan unsur tertentu dalam kondisi tertentu, meskipun hal ini masih cukup jarang. Hal ini dapat dijelaskan oleh teori orbital molekul dan konsep energi pengionan.

Penutup

Dengan demikian, sebagian besar gas mulia dikenal karena reaktifitas kimia yang sangat rendah, terutama karena struktur elektron mereka sudah stabil – atau “penuh”. Meskipun ada pengecualian untuk unsur xenon dan radon, gas mulia secara umum cenderung tidak bereaksi dengan unsur lain, menjadi contoh sempurna dari unsur yang mencapai kestabilan melalui struktur elektron mereka.

Leave a Comment