Blockchain, teknologi inovatif yang berada di balik mata uang digital seperti Bitcoin, terus menarik perhatian, baik dari pribadi maupun dari sektor bisnis.
Blockchain seringkali dianggap rumit, namun aspek inti dari teknologi ini adalah konsep ‘validasi dan pemungutan suara pada blok yang diusulkan’ – salah satu elemen kunci yang menjaga integritas jaringan Blockchain. Artikel ini akan fokus membahas aspek ini.
Memahami Blockchain dan Blok yang Diusulkan
Secara singkat, Blockchain adalah ledger digital yang terdesentralisasi. Ia mencatat transaksi dalam ‘blok’ yang terhubung dalam bentuk ‘rantai’. Setiap blok baru berisi sejumlah transaksi yang belum dikonfirmasi, yang dapat dilihat oleh semua peserta dalam jaringan sama sekali tanpa ada yang bisa mengubahnya.
Blok yang diusulkan adalah blok yang berisi kelompok transaksi baru yang belum ditambahkan ke rantai. Bagaimana kita bisa yakin bahwa transaksi yang diusulkan ini valid dan bisa dipercaya? Itulah di mana konsep ‘validasi dan pemungutan suara pada blok yang diusulkan’ terjadi.
Validasi dan Pemilihan pada Blok yang Diusulkan
Komponen penting dari Blockchain adalah partisipan jaringan, yang sering disebut ‘penambang’ (miners). Mereka memainkan peran vital dalam validasi dan pemungutan suara yang meyakinkan sebuah blok baru, sebelum dicantumkan ke dalam rantai.
Penambang, melalui proses yang dikenal sebagai ‘Proof of Work’ untuk Blockchain seperti Bitcoin, atau ‘Proof of Stake’ untuk Ethereum 2.0, memvalidasi transaksi dalam blok yang diusulkan. Mereka memastikan bahwa transaksi di dalamnya adalah sah, terutama dengan memverifikasi bahwa pengirim memang memiliki aset yang mereka ingin transfer. Setelah diverifikasi, blok tersebut diusulkan untuk ditambahkan ke rantai.
Langkah selanjutnya adalah pemungutan suara. Setiap penambang berhak memberikan suara untuk menyetujui atau menolak blok yang diajukan. Ini bukanlah proses demokrasi murni, tetapi lebih kepada sistem konsensus: penambang perlu mencapai konsensus bahwa blok baru valid dan harus ditambahkan ke rantai.
Dampak Memvalidasi dan Memvoting Blok yang Diusulkan
Mengapa validasi dan pemungutan suara ini penting? Proses ini memberikan nilai utama dari Blockchain: transparansi dan kepercayaan.
Dengan semua penambang dapat memverifikasi transaksi dan harus mencapai konsensus sebelum blok ditambahkan ke rantai, Blockchain sangat aman dari penipuan dan manipulasi. Selain itu, struktur desentralisasi Blockchain berarti bahwa tidak ada satu entitas atau pihak yang dapat mengendalikan atau merusak seluruh jaringan.
Penutup
Dalam masyarakat digital yang terus berkembang, menjaga kepercayaan dan integritas transaksi menjadi sangat penting. Blockchain, dengan kemampuannya untuk memvalidasi dan memilih blok yang diusulkan, menawarkan solusi yang kuat untuk masalah ini. Maka dari itu, pemahaman tentang konsep ini adalah langkah awal yang baik untuk memahami dan memanfaatkan teknologi revolusioner ini.
-Sumber:
- Nakamoto, Satoshi. “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System”
- Buterin, Vitalik. “A Next-Generation Smart Contract and Decentralized Application Platform”
- Mougayar, William. “The Business Blockchain: Promise, Practice, and Application of the Next Internet Technology”