Melukis atau menggambar — sebuah bentuk ekspresi seni yang menakjubkan. Seniman menangkap dan mengomunikasikan kompleksitas dunia visual kepada mereka yang memandang karya mereka. Salah satu aspek fundamental dari gambar atau lukisan adalah cahaya dan bayangan, atau lebih tepatnya, bagaimana mendapatkan kesan gelap dan terang suatu benda. Beberapa teknik mungkin kami jelaskan di bawah ini, tetapi ada juga teknik yang seharusnya tidak digunakan dalam proses ini — dan itulah fokus kita kali ini.
Sebelum kita membahas teknik yang tidak direkomendasikan, kita akan mencakup dasar-dasar tentang bagaimana efek gelap dan terang bisa direpresentasikan dalam seni lukis atau gambar.
Teknik Dasar Menggambar Kesan Gelap dan Terang
Beberapa teknik bisa membantu seniman menciptakan efek gelap dan terang dalam karya seni mereka, seperti gradasi, shading, pencahayaan siluet, hatching dan cross-hatching, dan stippling. Teknik-teknik ini, jika dilakukan dengan benar, bisa menciptakan efek dramatis dan memberikan lebih banyak kedalaman dan karakter pada objek yang digambar.
Namun, ada satu teknik yang seringkali disalahpahami dan tidak benar diterapkan saat mencoba menangkap efek gelap dan terang dalam gambaran: menggunakan warna hitam murni untuk mewakili bayangan.
Kenapa Menggunakan Warna Hitam Murni Bukan Pilihan yang Baik
Mungkin tampak seperti membuat total sense untuk menggunakan warna hitam untuk menggambar bayangan patri ataupun bercak gelap pada suatu objek. Ini, tentu saja, adalah cara yang paling intuitif dan langsung untuk mendapatkan efek “gelap”. Namun, dalam konteks menggambar dan melukis, ini sering kali justru tidak tepat.
Pertama, menggunakan hitam murni untuk bayangan dapat membuat gambar Anda terlihat datar dan tanpa kedalaman. Alih-alih menciptakan ilusi 3D, dapat membuat objek terlihat 2D dan tidak realistis.
Kedua, jarang sekali dalam lingkungan nyata kita melihat bayangan yang berwarna hitam pekat. Biasanya, bayangan adalah versi gelap dari warna objek yang melemparkan bayangan itu sendiri. Bayangan yang jatuh pada daun hijau mungkin terlihat hijau tua, bukan hitam. Demikian juga bayangan merah mungkin tampak merah tua bukan hitam.
Salah satu alternatif yang lebih baik adalah menggunakan warna yang lebih gelap dari warna objek tersebut untuk bayangan. Misalnya, jika objek berwarna biru, gunakan biru tua untuk bayangannya alih-alih hitam. Anda juga dapat menambahkan sedikit warna komplementer untuk bayangan untuk meningkatkan tingkat kehidupan dan kedalaman.
Kesimpulan
Pada akhirnya, setiap artis memiliki metode unik mereka sendiri dan apa yang bekerja untuk satu orang mungkin tidak bekerja untuk yang lain. Meski begitu, penting untuk mengetahui kapan dan bagaimana menggunakan teknik menggambar yang berbeda untuk mencapai efek yang Anda inginkan. Menggunakan warna hitam murni untuk menggambar bayangan dan bagian gelap mungkin tampak menjadi solusi yang mudah, tetapi akan ada saatnya di mana ini dapat menghambat daripada membantu untuk menciptakan karya seni yang lebih menghidupkan dan realistis.