Model Komunikasi yang Dipengaruhi oleh Aliran Behavioral

Komunikasi adalah kunci penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Saat kita berkomunikasi, kita utamanya mengirim dan menerima pesan, baik secara verbal maupun nonverbal. Salah satu aspek menarik dari komunikasi yaitu model atau kerangka kerja yang dapat membantu kita memahami cara kerja proses komunikasi ini. Salah satunya adalah model komunikasi yang dipengaruhi oleh aliran behavioral.

Pengantar ke Aliran Behavioral

Aliran behavioral atau pendekatan perilaku dalam ilmu-ilmu sosial, termasuk komunikasi, fokus pada perilaku yang dapat diamati dan diukur. Aliran ini berusaha menghapus aspek-aspek tidak nyata dan lebih memfokuskan pada perilaku manusia yang dapat diamati dan diukur dalam pengaturan sosial.

Model Komunikasi Behavioral

Model komunikasi yang dipengaruhi oleh aliran behavioral memandang komunikasi sebagai proses di mana perilaku seseorang mempengaruhi perilaku orang lain. Dalam model ini, komunikasi dimaknai sebagai perilaku verbal dan nonverbal yang mempengaruhi perilaku orang lain.

Model ini mempertimbangkan faktor perilaku dan interaksi mereka dalam proses komunikasi. Misalnya, bagaimana kita merespon berita tertentu dapat dipengaruhi oleh bagaimana berita itu disampaikan kepada kita — tone suara, bahasa tubuh, dan ekspresi wajah semua dapat mempengaruhi cara kita memahami dan bereaksi terhadap informasi.

Aplikasi Model Behavioral dalam Komunikasi

Model komunikasi yang dipengaruhi oleh aliran behavioral mengingatkan kita bahwa komunikasi itu kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor perilaku. Misalnya, komunikasi interpersonal melibatkan lebih dari sekadar kata-kata yang diucapkan. Ekspresi wajah, kontak mata, postur tubuh, dan bahkan jeda dalam percakapan semuanya penting dalam proses komunikasi.

Berikut beberapa poin aplikasi model ini dalam situasi komunikasi sehari-hari:

  1. Komunikasi Efektif dalam Bisnis: Dalam dunia bisnis, model ini dapat membantu memahami bagaimana perilaku pekerja mempengaruhi komunikasi dan productivitas. Misalnya, pemahaman ini dapat digunakan untuk melatih karyawan dalam komunikasi yang lebih efektif.
  2. Pendidikan: Dalam pendidikan, model ini dapat digunakan untuk membantu guru dan pembelajar memahami bagaimana perilaku dan respon nonverbal dapat mempengaruhi proses belajar-mengajar.
  3. Kesehatan: Di bidang kesehatan, model ini dapat membantu profesional kesehatan untuk memahami bagaimana komunikasi mereka dapat mempengaruhi perilaku pasien dalam hal kepatuhan terhadap rencana pengobatan.

Model komunikasi behavioral adalah alat yang kuat untuk memahami dan memanfaatkan proses komunikasi. Dengan pemahaman ini, kita dapat menjadi lebih baik dalam merespon dan beradaptasi terhadap informasi dan feedback yang kita terima dalam komunikasi sehari-hari, dan pada akhirnya, menjadi komunikator yang lebih efektif.

Leave a Comment