Wilayah laut memiliki terminologi yang spesifik untuk mendeskripsikan bagian-bagian yang berbeda. Dalam diskusi ini, kita akan memfokuskan pada pengertian dari “wilayah laut yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas”.
Berbicara tentang Batas
Wilayah laut yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas merujuk pada batasan ekonomi dan yurisdiksi yang dikenal dengan istilah Zona Laut Teritorial.
Berdasarkan hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS), setiap negara memiliki kedaulatan terhadap laut teritorialnya, yang mencakup wilayah laut yang berjarak hingga 12 mil laut dari garis dasar. Garis dasar ini biasanya diukur dari garis pantai pada saat air laut surut.
Dampak dan Pentingnya
Dalam zona ini, negara memiliki hak eksklusif untuk membuat dan memberlakukan hukum, mengendalikan sumber daya alam, dan mengeksplorasi serta mengeksploitasi potensi lainnya.
Pengaturan ini didirikan sebagai bagian dari upaya untuk memberikan keseimbangan antara kebutuhan negara pesisir untuk melindungi kedaulatannya dan hak negara lainnya untuk kebebasan navigasi. Oleh karena itu, meskipun memiliki kontrol yang cukup besar, negara pesisir harus membiarkan kapal asing melewati laut teritorial mereka dalam kondisi damai.
Kesimpulan
Satu hal yang pasti, pemahaman dan pengetahuan tentang wilayah laut yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas sangat penting dalam pembahasan tentang hak dan kewajiban negara-negara di laut. Pengetahuan ini membantu kita memahami mengapa konflik maritim bisa muncul dan bagaimana mereka diatur oleh hukum internasional.
Batasan wilayah laut ini mencerminkan prinsip dasar yang lebih luas tentang kedaulatan dan hak internasional dan penting untuk dicermati dalam era globalisasi dan pergerakan bebas saat ini.