Dalam dunia pemrograman dan ilmu komputer, struktur data menjadi komponen penting yang membantu kita menyimpan dan mengatur data. Dua struktur data yang sering digunakan adalah stack dan queue. Artikel ini akan membahas penggunaan fungsi stack dan queue pada sebuah sistem, serta contoh penerapannya.
Pengenalan Stack dan Queue
Sebelum melihat lebih jauh penggunaan kedua struktur data ini, kita perlu mengenal mereka lebih baik.
Stack
Stack (tumpukan dalam Bahasa Indonesia) adalah struktur data yang mengikuti prinsip LIFO (Last In First Out), di mana elemen terakhir yang ditambahkan ke tumpukan akan menjadi yang pertama dihapus. Jadi, sistem stack berfungsi layaknya tumpukan piring yang kita masukkan dan ambil satu per satu dari atas.
Beberapa operasi dasar yang ada dalam stack adalah:
pushuntuk memasukkan data ke dalam stackpopuntuk menghapus dan mengambil data teratas dari stackpeekuntuk melihat data teratas tanpa menghapusnyais_emptyuntuk mengecek apakah stack kosong atau tidak
Queue
Sementara itu, queue (antrian dalam Bahasa Indonesia) adalah struktur data yang mengikuti prinsip FIFO (First In First Out), di mana elemen pertama yang ditambahkan ke antrian akan menjadi yang pertama dihapus. Perilaku queue mirip seperti antrian orang yang satu per satu maju ke depan.
Beberapa operasi dasar yang ada dalam queue adalah:
enqueueuntuk menambahkan data ke dalam queuedequeueuntuk menghapus dan mengambil data terdepan dari queuefrontuntuk melihat data terdepan tanpa menghapusnyais_emptyuntuk mengecek apakah queue kosong atau tidak
Implementasi Stack dan Queue Pada Sebuah Sistem
Berbagai sistem yang kita gunakan sehari-hari, baik aplikasi maupun sistem operasi, menggunakan beberapa prinsip stack dan queue untuk membantu pengelolaan data atau proses.
Stack: Undo and Redo
Salah satu contoh paling umum penggunaan stack adalah fitur undo dan redo pada aplikasi pengolah kata atau editor gambar. Ketika kita mengubah teks atau gambar, perubahan tersebut akan ditambahkan ke stack undo. Jika kita menekan tombol undo, aplikasi akan mengambil perubahan teratas dari stack undo, membatalkannya, dan memasukkannya ke stack redo. Demikian pula saat kita menekan tombol redo, aplikasi akan mengambil perubahan teratas dari stack redo dan mengaplikasikannya pada dokumen atau gambar.
Queue: Printer Jobs
Printer sering kali dibagikan dan digunakan oleh banyak perangkat, seperti komputer atau ponsel. Ketika beberapa perangkat mengirim pekerjaan cetak secara bersamaan, sistem printer akan menyimpan pekerjaan cetak tersebut dalam antrian berbasis queue, di mana pekerjaan cetak pertama yang masuk akan menjadi yang pertama dicetak.
Kesimpulan
Stack dan queue adalah bagian integral dari pemrograman dan ilmu komputer untuk membantu kita mengelola data dan proses. Prinsip LIFO dan FIFO sangat berguna dalam berbagai sistem yang digunakan setiap hari, mulai dari fitur undo-redo hingga pengelolaan printer jobs. Dengan memahami konsep dasar stack dan queue, para pengembang dapat bekerja dengan lebih efisien dan menciptakan algoritma serta solusi yang mampu menangani berbagai isu dalam dunia nyata.