Peninggalan Masa Bermukim dan Berladang: Mengenal Alat Tradisional

Masa lalu kaya akan jejak-jejak sejarah yang tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu aspek tersebut adalah dalam bentuk alat-alat yang dihasilkan oleh peradaban masa itu. Khususnya pada masa bermukim dan berladang, banyak peninggalan berbentuk alat fisik yang masih dapat kita lihat dan pelajari sebagai bukti kehidupan masyarakat pada waktu itu. Kita akan membahas beberapa alat yang digunakan dalam kehidupan sehari hari dan dalam proses berladang.

Alat-Alat Berladang

Saat berbicara tentang ladang, kita akan teringat pada berbagai alat yang digunakan dalam proses bertani. Ada beberapa alat tradisional yang sudah menjadi peninggalan dan masih dapat kita lihat gunanya sampai hari ini.

1. Cangkul

Cangkul adalah salah satu alat peninggalan yang penting dalam kegiatan berladang. Dengan menggunakan cangkul, masyarakat dulu mampu mengolah tanah dan mempersiapkannya untuk penanaman. Cangkul juga digunakan untuk melebarkan ladang dan menghilangkan rumput liar.

2. Anak panah dan busur

Meski lebih sering diidentifikasikan dengan perburuan, anak panah dan busur juga digunakan dalam berladang. Dengan peralatan ini, masyarakat bisa membunuh hewan peliharaan yang bisa merusak ladang.

Alat-Alat Bermukim

Sementara itu, dalam konteks bermukim atau rumah tangga, terdapat lebih dari cukup alat yang dilestarikan dari masa ke masa dan masih kita lihat fungsi dan manfaatnya.

1. Gerabah

Gerabah atau bejana tanah liat adalah salah satu alat paling penting dalam kehidupan sehari-hari. Gerabah digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari penyimpanan makanan atau air hingga alat memasak.

2. Alu dan Lesung

Alu dan lesung juga menjadi bagian integral dalam kehidupan masyarakat yang bermukim dan berladang. Peralatan ini digunakan untuk menumbuk padi yang telah dipanen menjadi beras.

Peradaban masa lalu tidak hanya meninggalkan jejak sejarah dalam bentuk cerita atau artefak langka, tetapi juga dalam bentuk alat-alat yang berfungsi dalam kegiatan sehari-hari seperti bermukim dan berladang. Melalui pengenalan terhadap alat-alat ini, kita dapat lebih memahami apa, bagaimana, dan mengapa berbagai alat tersebut diciptakan dan digunakan. Pemahaman ini mampu memberikan kita wawasan berharga tentang gaya hidup dan kebutuhan masyarakat kita pada masa itu.

Leave a Comment