Pernyataan Tentang Atom Menurut Niels Bohr Berikut yang Benar Adalah

Niels Bohr, ilmuwan asal Denmark, merupakan salah satu pionir dalam pemahaman struktur atom. Pada awal abad 20, teori atom menurut Niels Bohr menggantikan model atom Rutherford, yang pada akhirnya membentuk dasar dari teori kuantum masa kini. Dalam artikel ini, kita akan membahas pernyataan tentang atom dari model Niels Bohr berikut yang benar adalah.

Model Atom Niels Bohr

Model atom Niels Bohr didirikan pada empat postulat dasar:

  1. Elektron mengelilingi inti atom dalam jalur yang disebut lintasan dengan energi tertentu.
  2. Elektron dapat bergerak dari satu lintasan energi ke lintasan energi lainnya dengan menyerap atau memancarkan foton (partikel cahaya).
  3. Hanya elektron dalam lintasan tertentu yang mengelilingi inti atom, dan energi serta momentum sudut mereka telah diquantisasi.
  4. Efek Kuantum dapat dijelaskan dengan membandingkan karakteristik gelombang partikel subatomik dengan karakteristik gelombang cahaya.

Perlu diingat bahwa model atom Niels Bohr ini hanya berlaku untuk sistem-sistem yang sederhana seperti atom hidrogen dan helium, yang hanya memiliki satu atau dua elektron. Model ini tidak akurat untuk sistem yang lebih kompleks, seperti atom-atom yang memiliki tiga atau lebih elektron.

Pernyataan tentang Atom Menurut Niels Bohr Berikut yang Benar Adalah

Berdasarkan model atom Niels Bohr, pernyataan tentang atom berikut ini adalah benar:

  1. Atom terdiri dari inti yang sangat kecil yang dikelilingi oleh elektron. Ini merupakan ide dasar dalam model Niels Bohr. Inti atom terdiri dari proton dan neutron, yang memiliki massa jauh lebih besar daripada elektron yang mengelilinginya.
  2. Model atom ini menyatakan bahwa elektron hanya akan mengelilingi inti pada lintasan energi yang spesifik dan diquantisasi. Ini berarti bahwa elektron dalam atom hidrogen, misalnya, tidak akan ditemukan pada jarak manapun dari inti. Sebagai gantinya, elektron akan berada pada jarak yang sangat spesifik dan terkendali.
  3. Pindahnya elektron antar lintasan energi itu menyebabkan pancaran atau penyerapan cahaya. Ketika elektron pindah dari satu lintasan energi ke lintasan energi yang lebih tinggi, atom akan menyerap energi dalam bentuk foton. Ketika elektron turun ke lintasan energi yang lebih rendah, atom akan memancarkan energi dalam bentuk foton juga. Panjang gelombang foton ini bergantung pada perbedaan energi antara dua lintasan.

Leave a Comment