Pertahanan Negara merupakan sektor yang amat vital dalam suatu negara. Menyusun strategi pertahanan negara tidak hanya menyangkut kekuatan militer, tetapi juga mencakup berbagai elemen seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lainnya. Maka dari itu, prinsip-prinsip penyusunan pertahanan negara menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Namun, ada sebuah prinsip umum yang sebenarnya tidak berlaku dalam konteks pertahanan negara, yaitu…
Sebelum kita melihat prinsip tersebut, mari kita pelajari prinsip-prinsip yang umumnya menjadi fondasi dalam penyusunan pertahanan negara.
Prinsip-Prinsip Penyusunan Pertahanan Negara
- Prinsip Nasional: Pertahanan negara harus selaras dengan kebijakan nasional dan kepentingan nasional suatu negara. Hal ini bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar.
- Prinsip Total: Pertahanan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab militer, tetapi juga seluruh elemen bangsa. Ini mencakup semua lapisan masyarakat, pemerintah, swasta, dan lainnya.
- Prinsip Kekuatan Sendiri: Mengutamakan kemampuan dan kekuatan sendiri dalam mempertahankan kedaulatan dan teritori negara.
- Prinsip Profesional: Membangun pertahanan negara yang dilandasi oleh tenaga profesional yang handal dan bermoral.
- Prinsip Bersifat Defensif: Pertahanan negara harus selalu bersifat defensif, bukan ofensif.
Tapi tunggu sebentar, ada satu prinsip umum dalam suatu organisasi atau negara yang sebenarnya tidak mencerminkan penyusunan pertahanan negara.
Prinsip yang Tidak Termasuk
Itulah prinsip desentralisasi.
Desentralisasi adalah prinsip dimana kekuasaan, otoritas, dan tanggung jawab disebarkan kepada berbagai entitas, seperti pemerintah daerah atau lembaga independen. Walaupun desentralisasi tampak efektif dalam beberapa aspek pemerintahan, ini tidak selalu berlaku untuk pertahanan negara.
Pertahanan negara perlu adanya koordinasi dan komando yang kuat dan jelas. Jika desentralisasi diterapkan, dapat berpotensi membuat koordinasi menjadi terpecah dan manajemen pertahanan negara menjadi tidak efektif.
Oleh karena itu, meskipun desentralisasi memiliki banyak keuntungan dalam konteks tertentu, prinsip ini tidak diterapkan dalam penyusunan strategi pertahanan negara.
Penutup
Menyusun strategi pertahanan negara adalah tugas yang kompleks dan vital. Untuk itulah, setiap negara harus mempertimbangkan dengan saksama prinsip-prinsip yang akan diterapkan dalam hal ini.
Tetapi ingatlah, tidak semua prinsip yang tampak baik dalam konteks lain, seperti desentralisasi, akan relevan dan efektif jika diterapkan dalam konteks pertahanan negara. Pemahaman mendalam atas setiap prinsip dan pertimbangan keputusan strategis adalah kunci dalam penyusunan strategi pertahanan negara yang optimal.
Demikian pembahasan kita kali ini. Tanyakan saja jika ada pertanyaan atau pendapat yang ingin disampaikan. Sampai jumpa di topik berikutnya!