Sebuah pendidikan yang efektif memiliki orientasi yang fokus pada murid untuk mencapai tujuan utama menciptakan lingkungan belajar yang konstruktif dan mengembangkan potensi siswa secara optimal. Akan tetapi, ada beberapa prinsip atau metode yang tidak termasuk dalam prinsip pembelajaran berpihak pada murid. Berikut ini adalah beberapa prinsip tersebut:
1. Kurikulum yang Kaku
Kurikulum yang kaku dan tidak fleksibel akan membatasi potensi murid untuk bereksplorasi dan mengembangkan diri sesuai dengan minat dan bakatnya. Sebuah pendidikan yang berpihak pada murid seharusnya mempunyai kurikulum yang adaptif dan fleksibel, sehingga murid dapat menyesuaikan dan memfokuskan diri pada bidang yang mereka minati.
2. Kurangnya Pendekatan Individualisasi
Mengabaikan kebutuhan individual dari setiap murid merupakan salah satu prinsip yang tidak berpihak pada murid. Metode ini umumnya mengharuskan murid untuk mengikuti pembelajaran secara sekaligus tanpa mempertimbangkan karakteristik, kecepatan belajar, dan kebutuhan unik dari setiap individu. Hal ini justru akan menghambat kemajuan dan pertumbuhan siswa.
3. Penilaian Berbasis Hafalan
Penilaian yang hanya berfokus pada kemampuan murid untuk menghafal materi tidak mencerminkan penguasaan konsep atau pemahaman yang lebih dalam. Dalam prinsip pembelajaran yang berpihak pada murid, penilaian harus mencakup berbagai aspek, seperti penerapan konsep, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis.
4. Kurangnya Kolaborasi
Pembelajaran yang tidak mendorong kolaborasi antar murid mengabaikan pentingnya kerjasama dan interaksi sosial dalam proses belajar-mengajar. Prinsip pembelajaran yang berpihak pada murid seharusnya mendorong untuk kerjasama, diskusi, dan saling membantu dalam proses belajar agar murid dapat mengembangkan kemampuan komunikasi dan rasanya kebersamaan.
5. Pengajaran Berbasis Otoritas
Menggunakan metode pengajaran yang sangat bergantung pada otoritas guru dan tidak memberi kesempatan bagi murid untuk mengungkapkan ide, pendapat, atau kritik mengakibatkan murid menjadi pasif dalam proses belajar. Prinsip pembelajaran yang berpihak pada murid seharusnya mendorong partisipasi aktif murid dan menjadikan guru sebagai fasilitator yang siap memberi dukungan dan arahan.
Kesimpulan
Prinsip-prinsip pembelajaran yang tidak berpihak pada murid di atas bisa menjadi hambatan bagi pengembangan potensi murid secara optimal. Oleh karena itu, penting bagi para pendidik untuk merancang dan menerapkan metode-metode yang berpihak pada murid untuk menciptakan lingkungan belajar yang konstruktif dan memungkinkan setiap murid untuk berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhannya.