Oogenesis adalah sebuah proses yang sangat menakjubkan yang terjadi pada setiap wanita, yang dimulai jauh sebelum mereka lahir dan berlanjut sepanjang masa reproduksi mereka. Tahap ini dapat sepenuhnya dipahami dengan memahami apa yang benar-benar terjadi pada tahap oogenesis pada bayi perempuan yang baru lahir.
Pengantar ke Oogenesis
Sebelum kita memahami betapa pentingnya tahap oogenesis pada bayi perempuan yang baru lahir, kita perlu memahami apa oogenesis itu sendiri. Oogenesis adalah proses pembentukan oosit, atau sel telur dari primordial germ cells (PGCs) yang ditemukan di ovarium seorang wanita. Proses ini dimulai sebelum seorang wanita dilahirkan dan berlanjut hingga menopause.
Tahap Oogenesis pada Bayi Perempuan yang Baru Lahir
Bayi perempuan yang baru lahir telah mencapai tahap tertentu dalam proses oogenesis. Tahap ini adalah tahap di mana oosit primer diproduksi dari PGCs.
Tahap Prophase I
Pada waktu lahir, semua oosit telah memasuki tahap pertama meiosis, yang disebut Prophase I. Saat ini, DNA telah bereplikasi dan sedang mempersiapkan pembelahan. Oosit akan bertahan dalam tahap ini hingga pubertas datang, selama mana setiap siklus menstruasi akan mencakup kelanjutan proses meiosis ini.
Menarik untuk dicatat bahwa jumlah sel telur ini, sudah ditentukan pada saat kelahiran dan tidak ada penambahan setelah itu. Bayi perempuan lahir dengan sekitar satu hingga dua juta oosit, tetapi jumlah ini menurun seiring berjalannya waktu.
Pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya
Seperti disebutkan sebelumnya, oosit yang terbentuk saat kelahiran tetap dalam keadaan ‘tidur’ hingga pubertas. Setelah pubertas, dengan setiap siklus menstruasi, sejumlah sel ini melanjutkan proses oogenesis dan satu atau lebih pematangan oosit akan terjadi.
Pematangan ini melibatkan dua pembelahan sel meiosis. Meiosis I menghasilkan dua sel anak, masing-masing dengan setengah dari jumlah kromosom asli, sementara Meiosis II membagi setiap sel anak menjadi dua lagi, menghasilkan empat sel anak dengan seperempat dari jumlah kromosom asli. Akhirnya, hanya satu sel yang akan berkembang menjadi ovum matang, sel lainnya menjadi tubuh polar dan tidak berfungsi.
Kesimpulan
Dengan mengerti proses oogenesis ini, kita dapat mengerti betapa penting dan menakjubkan proses yang terjadi pada perempuan sejak mereka masih bayi. Juga, kita menjadi lebih sadar tentang pentingnya kesehatan reproduksi wanita sejak usia sangat muda.