Tari adalah salah satu bentuk seni yang telah ada sejak lama, di mana setiap gerakan dan properti yang digunakan memiliki makna dan simbol tertentu. Salah satu properti yang sering kali digunakan dalam berbagai tarian adalah rangkaian bunga. Rangkaian bunga ini tidak hanya menambah estetika tarian, tetapi juga memiliki simbolisasi tertentu.
Tari Polynesia
Sebagai contoh pertama adalah tarian yang berasal dari Polynesia. Di negara-negara Pasifik ini, terdapat banyak tarian yang menggunakan rangkaian bunga sebagai properti utama, seperti Hula di Hawaii dan Otea di Tahiti. Para penarinya biasa mengenakan bunga di kepalanya, disebut sebagai ‘Lei’. Tiap warna dan jenis bunga yang dipilih memiliki arti dan simbol yang berbeda-beda.
Tari Bali
Di Indonesia, ada tarian yang disebut Tari Pendet dari Bali. Tarian ini biasanya ditampilkan oleh para penari wanita yang membawa sangku berisi rangkaian bunga sebagai atribut. Rangkaian bunga ini kemudian akan ditebarkan ke penonton sebagai gestur penyambutan dan penghormatan.
Tari Samba Brasil
Tarian lainnya yang menggunakan bunga sebagai properti adalah tari Samba dari Brazil. Dalam tari ini, penari sering kali memakai kostum warna-warni dengan hiasan bunga yang mencolok dan ekstra besar. Rangkaian bunga ini memberikan tampilan yang ceria dan menggairahkan, sejalan dengan musik dan gerakan tari Samba yang enerjik.
Tari Flamenco Spanyol
Selanjutnya adalah tari Flamenco dari Spanyol. Dalam tari ini, penari wanita biasa memakai dress merah panjang dengan aksesori bunga besar di sisi kepala sebagai ciri khasnya. Bunga ini tidak hanya mempercantik penampilan, tetapi juga menambah makna dan kekuatan dalam setiap gerakan yang dibawakan.
Kesimpulan
Melalui beberapa contoh di atas, kita dapat melihat bagaimana rangkaian bunga juga memiliki peran yang penting dalam dunia tari. Bunga sebagai properti tari berfungsi bukan hanya sebagai hiasan, tetapi juga sebagai media penyampaian makna dan simbol tertentu. Oleh karena itu, penggunaan bunga dalam tarian selalu dipilih dengan cermat dan pertimbangan tertentu.