Salat terbukti memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam sebagai tiang agama. Tiang adalah elemen penopang pada struktur bangunan; tanpa itu, bangunan tidak akan stabil atau bahkan mungkin runtuh. Dengan cara yang sama, Salat adalah penopang utama agama Islam: tanpa itu, keimanan seseorang bisa menjadi goyah atau bisa runtuh.
Salat adalah ritual penghormatan dan pujaan langsung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ini adalah salah satu cara manusia dapat berinteraksi secara langsung dengan Sang Pencipta, melalui doa, dzikir, dan kontemplasi. Dengan demikian, Salat bisa dianggap tidak hanya sebagai sarana berkomunikasi dengan Tuhan, tetapi juga perwujudan dari ketergantungan total dan pengakuan terhadap kuasa Allah.
Salat berfungsi sebagai pembersihan spiritual, menawarkan orang yang beribadah kesempatan untuk ‘membersihkan’ diri mereka dari dosa dan kesalahan. Ini juga memberi kesempatan untuk merefleksikan perilaku dan tindakan mereka, dan untuk memohon pengampunan.
Salat, sebagai pilar penting Islam, memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan spiritual umat Islam. Dengan ini menjaga keseimbangan antara kehidupan material dan spiritual, dan memberikan struktur dan keteraturan dalam kehidupan sehari-hari.
Juga penting untuk mencatat bahwa Salat dapat membentuk integritas moral dan etika. Dengan sering melaksanakan Salat, seorang Muslim dibantu untuk menghindari perbuatan salah dan meningkatkan kebaikan. Ini karena Salat memberikan bimbingan moral dan etis yang membantu menjauhkan seseorang dari perilaku yang salah.
Akhirnya, Salat mengingatkan umat Islam tentang nilai kemanusiaan dan persaudaraan mereka. Dalam Salat berjamaah, misalnya, semua Muslim, terlepas dari status sosial, ekonomi, atau etnis mereka, berdiri bahu-membahu dalam shaf, merendahkan diri di hadapan Allah. Ini mengajarkan kerendahan hati dan melawan kesombongan dan rasisme.
Jadi, melihat semua fungsi dan nilai penting ini, jelas mengapa Salat dianggap sebagai “tiang agama.” Tanpa itu, struktur penuh Islam sebagai agama dan cara hidup mungkin tidak stabil dan runtuh.