Keberadaan air memegang peranan penting dalam kehidupan. Namun, di beberapa bagian dunia, karena berbagai faktor iklim dan topografi, seringkali terjadi musim kemarau yang berkepanjangan. Hal ini dapat menimbulkan berbagai kesulitan, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan air hujan untuk bertani dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.
Dalam Islam, jika menghadapi situasi kemarau panjang, ada sebuah salat sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yang dapat dilakukan, yaitu Salat Istisqa’. Salat ini memiliki tujuan khusus untuk meminta hujan.
Mengenal Salat Istisqa’
Istisqa’ berasal dari bahasa Arab, yang artinya meminta hujan. Salat Istisqa’ adalah salat sunnah yang dilakukan oleh ummat Islam ketika menghadapi musim kemarau yang panjang, sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diturunkan hujan.
Salat Istisqa’ diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagai upaya yang bisa dilakukan ummat Islam ketika mengalami kekeringan akibat hujan yang tidak turun dalam waktu yang lama. Niat dari salat ini adalah meminta kepada Allah SWT, sebagai Sang Pencipta, untuk diturunkan hujan sebagai rahmat-Nya.
Tata Cara Melakukan Salat Istisqa’
Salat Istisqa’ dilakukan dengan cara mirip seperti Salat Id. Yaitu terdiri dari dua rakaat salat, dan setelahnya dilanjutkan dengan khutbah. Dikutip dari kitab Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq, berikut adalah tata caranya:
- Niat berdiri melakukan dua rakaat salat Istisqa’.
- Dalam setiap rakaat, setelah membaca surah Al-Fatihah, disunnahkan untuk membaca surah Al-A’la (Surah 87) pada rakaat pertama dan surah Al-Ghashiyah (Surah 88) pada rakaat kedua.
- Selesai Salat Istisqa’, Imam akan berdiri untuk berkhutbah. Khutbah ini memiliki maksud untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT dan menasehati ummat untuk kembali kepada kepatuhan beragama.
- Setelah khutbah, umat diminta untuk banyak berdoa dan meminta hujan kepada Allah SWT.
Kesimpulan
Salat Istisqa’ adalah salah satu bentuk usaha yang dapat dilakukan oleh umat Islam di hadapan Allah SWT ketika menghadapi masa kemarau yang berkepanjangan. Dengan menjalankan salat ini, umat Islam diingatkan kembali bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, termasuk perubahan iklim dan musim, semua ada dalam kekuasaan Allah SWT. Cara ini juga menjadi bukti bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya untuk selalu berusaha dan berdoa dalam segala kondisi.