Sebagai Sebuah Ilmu, Sejarah Memiliki Syarat-Syarat, Kecuali…

Sejarah adalah disiplin intelektual yang mencakup studi tentang peristiwa dan kejadian masa lalu. Sebagai sebuah bidang ilmu pengetahuan, sejarah memiliki beberapa syarat tertentu yang berfungsi untuk menjaga kualitas dan kredibilitas studi yang dihasilkan. Namun, ada beberapa hal yang sering disalahpahami sebagai syarat yang sesungguhnya bukan merupakan bagian dari kriteria legitimasi ilmu sejarah. Dalam artikel ini, kita akan berfokus pada konsepsi salah tersebut.

Syarat Ilmu Sejarah

Sebagai sebuah ilmu, sejarah memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat-syarat tersebut mencakup:

  1. Obyektifitas: Sejarah harus berdasar pada fakta. Para sejarawan harus berusaha mencari kebenaran sejauh mungkin dari bias pribadi atau ideologis.
  2. Berdasarkan Sumber: Studi sejarah harus selalu berdasarkan pada bukti atau sumber. Sumber-sumber ini bisa berupa artefak, dokumen tertulis, atau saksi hidup.
  3. Metodologi yang Tepat: Penelitian sejarah harus dilakukan dengan metodologi yang tepat. Hal ini mencakup pengumpulan data, analisis, interpretasi, dan pembuktian.
  4. Memberikan Pengetahuan Baru: Studi sejarah harus memberikan pengetahuan baru atau setidaknya mengenai sudut pandang baru tentang peristiwa atau periode tertentu.

Sesuatu yang Bukan Syarat Ilmu Sejarah

Meskipun setiap pengetahuan ilmiah memiliki syarat dan peraturan yang harus diikuti, tetapi tidak semua dari syarat tersebut berlaku di setiap bidang. Misalnya, di bidang sejarah tidak mengharuskan adanya hukum universal.

Hukum Universal: Dalam beberapa bidang, seperti fisika dan kimia, hukum universal adalah keharusan. Hal ini tidak berlaku dalam sejarah. Sejarah tidak berfokus pada penciptaan hukum atau aturan universal yang dapat diprediksi keberlakuannya di masa depan. Alih-alih, sejarah lebih berfokus pada pemahaman konteks spesifik dan unik dari setiap peristiwa masa lalu.

Kesimpulan

Sebagai sebuah ilmu, sejarah memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi. Namun, penting untuk tidak menyamakan syarat-syarat di bidang ilmu lain dengan sejarah, karena setiap bidang ilmu memiliki karakteristik dan fokus yang unik. Yang penting adalah mendekati studi sejarah dengan obyektifitas, metode ilmiah yang tepat, dan tujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam tentang masa lalu manusia.

Leave a Comment