Memberikan konteks yang tepat pada perjalanan dapat membantu kita memahami konsep fisika dasar, seperti kelajuan. Terkadang, dapat sangat membantu jika kita mengambil contoh konkret. Misalnya, kita perhatikan situasi di mana sebuah motor melaju sejauh 6 km dalam waktu 15 menit dan coba cari tahu berapa kelajuan motor tersebut.
Memahami Pengertian Kelajuan
Siapa bilang fisika itu selalu rumit? Dalam banyak situasi, fisika ada di sekitar kita – dan juga dalam perjalanan sehari-hari kita. Misalnya, ketika motor kita melaju di jalan raya. Untuk mengukur “seberapa cepat” motor kita bergerak, kita menggunakan konsep dari fisika yang disebut kelajuan.
Kelajuan menggambarkan seberapa jauh suatu objek dapat bergerak dalam satuan waktu tertentu. Biasanya, kelajuan diukur dalam kilometer per jam (km/jam) atau meter per detik (m/s).
Menghitung Kelajuan
Melanjutkan contoh kita, motor melaju sejauh 6 kilometer dalam waktu 15 menit. Bagaimana kita dapat menghitung kelajuan motor tersebut? Pertama-tama, kita perlu mengubah satuan menit ke jam karena satuan waktu yang biasa digunakan dalam menghitung kelajuan adalah jam. Diketahui 1 jam adalah 60 menit.
Jadi, 15 menit menjadi 15/60 jam atau 0.25 jam.
Rumus untuk menghitung kelajuan adalah:
Kelajuan = Jarak / Waktu
Mari kita terapkan rumus ini pada situasi ini:
Kelajuan = 6 km / 0.25 jam = 24 km/jam
Jadi, motor tersebut melaju dengan kecepatan 24 kilometer per jam.
Kesimpulan
Melakukan perhitungan kelajuan dalam situasi kehidupan nyata dapat membantu kita memahami konsep fisik ini secara lebih baik. Dengan mengetahui rumus dasar dan bagaimana menerapkannya, kita bisa menentukan kecepatan apa pun – baik itu motor kita sendiri atau bahkan objek yang bergerak dengan kecepatan cahaya! Ingatlah bahwa pemahaman yang baik tentang konsep dasar seperti ini dapat menyempurnakan pengetahuan kita sehari-hari dan meningkatkan pemahaman kita tentang dunia di sekitar kita.