OKI, singkatan dari Organisasi Kerjasama Islam, adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1969. Organisasi ini awalnya dibentuk untuk meningkatkan kerjasama dan solidaritas di kalangan negara-negara anggota. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai bagaimana sejarah OKI awalnya merupakan bentuk kerjasama di bidang yang dituju oleh para pendiri organisasi ini.
Latar Belakang Berdirinya OKI
Pada akhir tahun 1960-an, dunia Islam mengalami perubahan geopolitik yang signifikan. Salah satu peristiwa penting yang melatar-belakangi berdirinya OKI adalah peristiwa kebakaran Al-Aqsa di Yerusalem pada tahun 1969. Insiden ini menjadi pemicu bagi negara-negara Islam untuk bersatu dan bekerja sama dalam melindungi kemerdekaan, hak, dan kepentingan bersama, terutama dalam hal agama, budaya, dan kebangsaan.
Bidang Kerjasama Awal OKI
Berdasarkan sejarahnya, OKI awalnya didirikan untuk fokus pada beberapa bidang kerjasama utama, antara lain:
1. Perdamaian dan Keamanan
Pendirian OKI merupakan sebuah langkah penting untuk memperkuat kerjasama di tingkat regional dan global dalam upaya menghadapi ancaman dan konflik yang menghampiri negara-negara Islam. Salah satu prioritas utama organisasi ini adalah menjaga keamanan dan perdamaian regional melalui dialog dan diplomasi.
2. Kebudayaan dan Pendidikan
Kerjasama di bidang kebudayaan dan pendidikan dianggap penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis dan solid antar anggota OKI. Organisasi ini melibatkan berbagai proyek dan program yang bertujuan untuk meningkatkan apresiasi nilai-nilai budaya dan pendidikan dalam masyarakat Islam.
3. Ekonomi dan Pembangunan
OKI juga berupaya untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi dan pembangunan di antara negara-negara anggota. Langkah ini penting untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial yang merupakan kunci untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh dunia Islam, seperti kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan ekonomi antarnegara.
4. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Seiring dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, OKI melihat pentingnya kolaborasi antar anggota dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Organisasi ini menggalakkan para anggota untuk saling bertukar informasi dan bekerja sama dalam pengembangan penelitian dan inovasi.
Kesimpulan
Apabila dilihat sejarahnya, OKI awalnya merupakan bentuk kerjasama di bidang perdamaian, keamanan, budaya, pendidikan, ekonomi, pembangunan, ilmu pengetahuan, dan teknologi di antara negara-negara anggota. Organisasi ini didirikan dengan tujuan untuk menyatukan kepentingan bersama negara-negara Islam, sebagai respons terhadap ancaman dan perubahan geopolitik yang mempengaruhi dunia Islam pada akhir 1960-an. Sejak saat itu, OKI terus berkembang dan melakukan adaptasi untuk menjawab kebutuhan dan tantangan global yang selalu berubah.