Sebagai warga negara Indonesia, patutlah kita bangga memiliki dasar negara yang kuat, yaitu Pancasila. Pancasila telah menjadi landasan bagi bangsa ini baik dalam aspek hukum, sosial, maupun politik sejak negara ini merdeka 76 tahun yang lalu. Namun, betapa kuat dan kokohnya dasar negara ini, tanpa kerjasama dan usaha dari semua warga negara untuk menjaga dan memeliharanya, keteguhan Pancasila bisa terancam.
Setiap warga negara Indonesia wajib menjaga kemurnian Pancasila dengan tetap menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana kita bisa melakukan hal tersebut?
Menginternalisasi Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari
Salah satu cara menjaga kemurnian Pancasila adalah dengan terus menginternalisasi nilai-nilai yang ada dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dimaksud dengan internalisasi? Ini adalah proses di mana kita menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari hidup kita, cara berpikir kita, dan tindakan kita.
Untuk memastikan bahwa Pancasila tetap ‘hidup’ di dalam kehidupan sehari-hari, kita perlu mempraktikkan sila-sila Pancasila dalam tindakan kita sehari-hari. Misalnya, dengan menjunjung tinggi persaudaraan dan kerjasama (sila ke-3), kita mengamalkan demokrasi yang berkeadilan sosial (sila ke-5), dan sebagainya.
Pendidikan Pancasila
Pendidikan Pancasila sangat penting untuk memastikan bahwa setiap warga negara mengerti dan memahami tentang Pancasila. Selain itu, Pendidikan Pancasila juga menjadi landasan penting untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini. Maka, lembaga pendidikan dan pemerintah harus berperan aktif dalam menjalankan Pendidikan Pancasila ini.
Keluarga Sebagai Lingkungan Pertama
Keluarga berperan sangat penting dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini. Dalam keluarga, kita bisa belajar tentang kebhinekaan, persatuan, gotong-royong, dan nilai-nilai Pancasila lainnya. Oleh karenanya, peran keluarga sangatlah penting dalam mempertahankan kemurnian Pancasila.
Kita Semua Merupakan Penjaga Pancasila
Menyimpulkan dari semuanya, setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga kemurnian Pancasila. Kita harus menjadi penjaga Pancasila di mana pun kita berada, di rumah, di sekolah, di tempat kerja, hingga di ruang publik lainnya. Sebentar lagi, kita akan merayakan hari lahir Pancasila, momen yang tepat untuk merenung dan berkomitmen kembali pada nilai-nilai Pancasila.
Mari kita bersama-sama menjaga kemurnian Pancasila dan menjadikannya sebagai “way of life”, cara hidup kita sebagai bangsa Indonesia. Seperti yang disampaikan oleh Presiden pertama kita, Soekarno, “Jas Merah” yaitu ‘Jangan sekali-kali melupakan sejarah’ (Ja-se) dan ‘merah’ yaitu berani dan pantang menyerah”. Mari kita tunjukkan bahwa kita, sebagai warga negara Indonesia, berani dan tidak akan menyerah dalam menjaga kemurnian Pancasila.