Shalat gerhana adalah salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan saat terjadi gerhana bulan (gerhana lunar) atau gerhana matahari (gerhana solar). Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang tata cara dan keutamaan menunaikan shalat gerhana, khususnya dalam konteks dikerjakannya dua rakaat serta pada rakaat pertama dilakukan tujuh kali takbir.
Latar Belakang dan Keutamaan Shalat Gerhana
Gerhana adalah fenomena alam yang langka. Dalam Islam, gerhana dianggap sebagai tanda kebesaran Allah SWT dan mengingatkan kita akan hari kiamat. Oleh karena itu, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan shalat gerhana ketika fenomena ini terjadi. Shalat gerhana dimaksudkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.
Tata Cara Shalat Gerhana
Shalat gerhana dikerjakan dengan cara berikut:
- Niat: Niatkan dalam hati untuk melaksanakan shalat gerhana dua rakaat karena Allah SWT.
- Takbiratul Ihram: Ucapkan “Allahu Akbar” untuk memulai shalat.
- Takbir: Setelah Takbiratul Ihram, lakukan tujuh kali takbir lagi dengan mengangkat tangan ke telinga setiap kali mengucapkan takbir. Ini adalah ciri khas shalat gerhana pada rakaat pertama.
- Membaca Al-Fatihah dan Surat Al-Quran: Setelah selesai takbir, bacalah Al-Fatihah dan lanjutkan dengan membaca surat dari Al-Quran. Sebaiknya memilih surat yang panjang, untuk melazimkan kita dalam shalat gerhana.
- Ruku dan Sujud: Lakukan ruku dan sujud seperti shalat biasa, kemudian berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat kedua.
- Rakaat Kedua: Pada rakaat kedua, lakukan lima kali takbir (selain Takbiratul Ihram) sebelum membaca Al-Fatihah dan surat Al-Quran. Ini juga merupakan ciri khas shalat gerhana.
- Ruku dan Sujud: Lakukan ruku dan sujud seperti shalat biasa, kemudian duduk untuk membaca tahiyyat awal dan akhir.
- Salam: Ucapkan salam untuk mengakhiri shalat gerhana.
Kesimpulan
Shalat gerhana adalah ibadah sunnah yang dianjurkan saat terjadi gerhana bulan atau matahari. Shalat ini memiliki keutamaan sebagai bentuk penghormatan kepada Allah SWT dan mengingat hari kiamat. Pada rakaat pertama, shalat gerhana dikerjakan dengan tujuh kali takbir setelah Takbiratul Ihram, dan pada rakaat kedua dilakukan lima kali takbir sebelum membaca Al-Fatihah dan surat Al-Quran. Semoga dengan penjelasan ini, kita bisa memahami dan melaksanakan shalat gerhana dengan baik dan benar.