Slide yang Dibuat dalam Bentuk Memanjang atau Tidur Dikenal dengan Istilah

Slide yang dibuat dalam bentuk memanjang atau tidur dikenal dengan istilah “Landscape.” Seni presentasi terus berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu hal yang paling menonjol adalah penggunaan slide untuk menyampaikan informasi dalam bentuk visual yang menarik dan mudah dicerna. Landscape adalah salah satu istilah yang paling sering digunakan dalam perancangan slide.

Apa itu Landscape?

Landscape merujuk pada orientasi slide yang mengacu pada bentuk memanjang, dengan lebar lebih besar daripada tinggi. Istilah ini berasal dari kata “land” atau tanah dan “scapian” yang berarti membentuk. Dalam dunia teknologi, landscape memiliki arti tampilan atau pengaturan elemen pada layar yang secara horizontal lebih lebar daripada secara vertikal. Orientasi ini paling sering digunakan dalam presentasi, karena lebih sesuai dengan tampilan layar TV, proyektor, atau komputer.

Mengapa Memilih Orientasi Landscape

1. Kesesuaian dengan Perangkat

Kebanyakan perangkat yang digunakan untuk menampilkan presentasi memiliki orientasi landscape, seperti proyektor dan televisi. Dengan membuat slide dalam bentuk landscape, penonton akan lebih mudah menangkap informasi yang disajikan karena sesuai dengan bidang pandang mereka.

2. Memberikan Informasi yang Lengkap

Slide landscape memungkinkan penyaji untuk menyampaikan informasi secara lebih lengkap dan rinci karena ada lebih banyak ruang untuk menampilkan teks, gambar, atau konten visual lainnya.

3. Fleksibilitas dalam Desain

Dalam bentuk landscape, slide memberi kebebasan yang lebih besar dalam menciptakan tata letak yang dinamis dan menarik. Anda bisa mengatur elemen seperti teks, gambar, atau grafik dalam berbagai cara, sehingga menciptakan pengalaman visual yang lebih kaya bagi penonton.

Kiat dalam Menggunakan Slide Landscape

  1. Less is More: Hindari mengisikan terlalu banyak informasi dalam satu slide. Ingat, slide seharusnya menjadi pendukung informasi, bukan menggantikan peran presenter.
  2. Konsistensi: Pastikan mengikuti keseragaman format dalam slide, baik itu dalam hal warna, font, atau spacing. Hal ini akan membuat presentasi terlihat lebih profesional.
  3. Penggunaan Gambar: Jangan ragu untuk memanfaatkan gambar atau visual yang menarik. Gambar dapat membantu menjelaskan konsep yang sulit dijelaskan hanya dengan kata-kata.
  4. Penggunaan Grafik: Gunakan grafik untuk memvisualisasikan data kompleks atau banyak. Pastikan grafik mudah dibaca dan dipahami oleh audiens.

Memanfaatkan orientasi landscape dalam slide presentasi memberikan sejumlah keuntungan, seperti kesesuaian dengan perangkat penayangan, kemampuan penyampaian informasi yang lebih lengkap, dan fleksibilitas desain. Jadi, tidak mengherankan jika orientasi landscape tetap menjadi pilihan favorit untuk para presenter di seluruh dunia.

Leave a Comment