Solusi Kasus-Kasus yang Dapat Diselesaikan dengan If Bercabang

Pemrograman merupakan alat yang luar biasa dalam menyelesaikan berbagai masalah. Salah satu cara mengatasi berbagai kasus dalam pemrograman adalah menggunakan struktur kontrol percabangan yang dikenal dengan istilah “if bercabang”. Dalam artikel ini, kita akan fokus pada berbagai kasus yang dapat diselesaikan menggunakan if bercabang dalam pemrograman.

If Bercabang

Sebelum kita membahas contoh-contoh kasus, mari kita pahami dasar dari if bercabang. If bercabang adalah suatu struktur kontrol dalam pemrograman yang memungkinkan kita untuk menjalankan kode yang berbeda tergantung pada kondisi yang diberikan. Berikut struktur dasar if bercabang:

if <kondisi>:    # kode dijalankan jika kondisi benarelif <kondisi_lain>:    # kode dijalankan jika kondisi lain benarelse:    # kode dijalankan jika kondisi sebelumnya salah

Berikut beberapa contoh kasus yang dapat diselesaikan menggunakan if bercabang:

1. Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap

Dalam program ini, kita akan menentukan apakah bilangan yang diberikan adalah bilangan ganjil atau genap.

bilangan = int(input("Masukkan bilangan: "))if bilangan % 2 == 0:    print("Bilangan ini adalah genap")else:    print("Bilangan ini adalah ganjil")

2. Menentukan Nilai Huruf dari Skor

Kasus berikutnya adalah mengkonversi skor numerik ke bentuk nilai huruf (misalnya, A, B, C, dst.). Kode berikut merupakan contoh untuk menyelesaikan kasus ini:

skor = float(input("Masukkan skor: "))if skor >= 90:    print("Nilai Anda adalah A")elif skor >= 80:    print("Nilai Anda adalah B")elif skor >= 70:    print("Nilai Anda adalah C")elif skor >= 60:    print("Nilai Anda adalah D")else:    print("Nilai Anda adalah F")

3. Menentukan Kelayakan Pengajuan Kredit

Dalam kasus ini, kita akan menentukan kelayakan pengajuan kredit berdasarkan skor kredit dan penghasilan seseorang.

skor_kredit = int(input("Masukkan skor kredit: "))penghasilan = float(input("Masukkan penghasilan per bulan (dalam juta): "))if skor_kredit >= 700 and penghasilan >= 7:    print("Pengajuan kredit Anda disetujui")else:    print("Pengajuan kredit Anda ditolak")

4. Menghitung Diskon Belanja

Kasus terakhir adalah menghitung diskon belanja berdasarkan jumlah belanja dan jenis kartu yang digunakan.

total_belanja = float(input("Masukkan jumlah belanja (dalam ribuan): "))tipe_kartu = input("Masukkan tipe kartu (Silver/Gold/Platinum): ")if tipe_kartu == "Silver" and total_belanja >= 500:    diskon = total_belanja * 0.1elif tipe_kartu == "Gold" and total_belanja >= 1000:    diskon = total_belanja * 0.15elif tipe_kartu == "Platinum" and total_belanja >= 2000:    diskon = total_belanja * 0.2else:    diskon = 0total_bayar = total_belanja - diskonprint(f"Total belanja Anda setelah diskon adalah {total_bayar}")

Dalam artikel ini, kita telah melihat berbagai kasus yang dapat diselesaikan menggunakan if bercabang di dalam pemrograman. Ingatlah bahwa if bercabang hanya merupakan salah satu cara dalam menyelesaikan masalah, masih banyak cara lain seperti perulangan, fungsi, dan konsep lain yang akan membuat pemrograman semakin efisien dan efektif.

Leave a Comment