Pengertian stratifikasi sosial bisa diartikan sebagai suatu susunan masyarakat yang terbagi dalam lapisan-lapisan sosial, berdasarkan kedudukan atau status dalam kehidupan sosial. Suatu lapisan masyarakat, bisa menunjukkan posisi satu individu atau kelompok individu yang membedakan dirinya dari individu atau kelompok lain. Unsur-unsur seperti kekayaan, kekuasaan, dan kehormatan seringkali menjadi penentu lapisan dalam stratifikasi sosial.
Pada zaman Hindia Belanda, lapisan masyarakat sangat jelas terlihat dan memiliki tingkat perbedaan yang sangat memiliki arti. Penjajahan membuat stratifikasi sosial di masyarakat Hindia Belanda menjadi kompleks dan menimbulkan beragam permasalahan sosial.
Pelapisan Masyarakat Hindia Belanda
Masyarakat Hindia Belanda dulu terdiri dari berbagai macam lapisan masyarakat. Pada puncak teratas, ada kolonial Belanda yang merupakan penguasa dan penentu kebijakan pemerintah. Kolonial ini biasanya terdiri dari pejabat-pejabat pemerintahan dan pengusaha.
Berikutnya, ada lapisan bangsawan atau priyayi Jawa. Bangsawan ini bukanlah bagian dari penguasa Belanda, tetapi mereka memiliki kedudukan yang cukup tinggi dalam masyarakat. Mereka seringkali menjadi penghubung antara rakyat biasa dan pemerintah kolonial.
Di bawah bangsawan, ada lapisan rakyat biasa atau petani. Mereka merupakan mayoritas populasi dan umumnya berprofesi sebagai petani atau pekerja kasar lainnya. Kehidupan mereka jauh lebih susah dibandingkan dengan bangsawan atau kolonial Belanda.
Terakhir, ada lapisan paling bawah yaitu golongan hamba atau budak. Mereka hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan seringkali menjadi korban eksploitasi dan penindasan.
Dampak Stratifikasi Sosial di Masyarakat Hindia Belanda
Stratifikasi sosial di masyarakat Hindia Belanda mempengaruhi berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, serta politik. Secara sosial, stratifikasi ini menciptakan kelas-kelas sosial yang berbeda dan jarak antar kelas sosial tersebut sangat jauh. Bagi individu atau kelompok yang berada di lapisan bawah, mobilitas sosialnya terbatas dan kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik sangat minim.
Secara ekonomi, stratifikasi sosial ini juga berpengaruh besar. Golongan yang berada di puncak stratifikasi, seperti kolonial Belanda dan bangsawan Jawa, mendapatkan berbagai keuntungan materi dan ekonomi. Sementara itu, golongan masyarakat yang berada di lapisan bawah seringkali hidup dalam kondisi kemiskinan dan penindasan.
Secara politik, stratifikasi sosial ini mempengaruhi kebijakan dan pemerintahan. Usaha-usaha untuk membendung penindasan dan eksploitasi seringkali mendapat hambatan, karena golongan di puncak stratifikasi memiliki kekuasaan dan pengaruh yang besar.
Stratifikasi sosial di masyarakat Hindia Belanda membawa dampak yang cukup signifikan dan mengakar dalam struktur sosial masyarakat. Pemahaman terhadap fenomena ini penting dalam memahami kehidupan sosial, ekonomi, dan politik pada periode tersebut.