Dalam dunia jurnalisme, penulisan berita memiliki struktur dan aturan tertentu yang membedakannya dari jenis penulisan lain. Salah satu aspek penting dalam struktur penulisan berita adalah penempatan informasi tambahan yang kurang penting. Idealnya, informasi ini diletakan di bagian akhir teks berita. Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkapnya.
Pyramida Terbalik dalam Penulisan Berita
Dalam penulisan berita, para jurnalis biasa menggunakan teknik yang dikenal sebagai ‘Pyramida Terbalik’. Teknik ini melibatkan penulisan informasi berdasarkan urutan kepentingannya. Dengan kata lain, informasi paling penting dan mendesak diletakkan di awal artikel, sementara detail tambahan dan kurang penting diletakkan di belakang.
Tujuan dari teknik ini adalah untuk memastikan bahwa pembaca mendapatkan informasi paling penting dan relevan terlebih dahulu. Jika pembaca tidak melanjutkan membaca, mereka sudah mendapatkan inti dari berita tersebut.
Informasi Tambahan dan Letaknya
Informasi tambahan yang kurang penting diletakkan di bagian akhir berita. Informasi ini biasanya mungkin menambah konteks atau kedalaman pada cerita, tetapi tidak kritis untuk pemahaman dasar tentang apa yang sedang terjadi.
Contoh dari jenis informasi ini mungkin termasuk latar belakang sejarah tentang situasi yang berlangsung, detail tambahan tentang orang-orang yang terlibat, atau analisis dan komentar dari pihak ketiga. Meski tidak esensial, informasi tambahan ini sering menambah nilai pada teks berita dan memberikan pemahaman yang lebih baik bagi pembaca yang berminat untuk mengetahui lebih banyak.
Pentingnya Menempatkan Informasi Tambahan di Akhir
Dengan menempatkan informasi tambahan di bagian akhir teks berita, para jurnalis memastikan bahwa pembaca dapat menyerap berita dengan cara yang efisien dan efektif. Ini juga membantu menjaga pembaca tetap terfokus pada informasi utama dan menghindari kebingungan yang mungkin disebabkan oleh detail yang tidak perlu.
Selain itu, ini juga memberikan fleksibilitas bagi editor dan penanggung jawab berita. Jika mereka perlu memotong berita karena keterbatasan ruang atau waktu, mereka dapat memotong dari bagian akhir tanpa kehilangan informasi kunci.
Dengan demikian, penempatan informasi tambahan yang kurang penting di bagian akhir teks berita bukan hanya sekedar tradisi jurnalisme, tetapi juga sebuah metode efisien untuk pendistribusian informasi.