Tahukah Anda bahwa ada sebuah periode waktu dalam sejarah manusia di mana kita tidak memiliki keterampilan menulis? Mungkin sulit untuk membayangkan bagi kita sekarang di era digital ini, di mana hampir semua informasi disampaikan dengan cara menulis. Tetapi inilah kenyataannya. Periode ini dikenal sebagai masa pra-sejarah, ketika manusia hidup juga kadang disebut sebagai “masa pranala”.
Ketika Manusia Belum Mengenal Tulisan
Masa prasejarah dimulai sejak awal keberadaan manusia hingga penemuan tulisan, sekitar 5.000 tahun yang lalu. Masyarakat prasejarah adalah kelompok manusia yang mengawali kehidupan bertani dan berternak, memberikan pemahaman khusus tentang lingkungan alam dan benda di sekitar mereka.
Kendati demikian, pelaingkupan “mengenal dunia” pada masa itu terbatas pada hal-hal yang dapat disampaikan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Selama ini, mereka menciptakan beragam alat sebagai sarana untuk bertahan hidup seperti alat-alat batu, tulang, dan kayu. Namun, pengetahuan mereka tentang dunia sekitarnya, adalah dari pengamatan langsung dan pembelajaran melalui tutur kata.
Bagaimana Manusia Menyampaikan Informasi?
Terlepas dari keterbatasan mereka, manusia prasejarah telah menciptakan cara mereka sendiri untuk menyampaikan informasi. Mereka menggunakan simbol, gambar, dan bahkan suara untuk berkomunikasi. Lukisan gua adalah metode umum untuk menyampaikan cerita dan pengetahuan mereka. Contoh yang paling dikenal adalah Gua Lascaux di Prancis, di mana dindingnya dipenuhi dengan lukisan tangan dan gambar binatang yang indah.
Selain itu, mereka juga berkomunikasi melalui musik dan tarian. Dengan cara ini, mereka dapat membangun hubungan sosial dan menyampaikan pengetahuan yang penting untuk kelangsungan hidup mereka.
Signifikansi Penemuan Tulisan
Tidak dapat dipungkiri bahwa penemuan tulisan merupakan perubahan dramatis dalam sejarah manusia. Tulisan memungkinkan manusia untuk merekam pengetahuan mereka secara sistematis dan menyampaikannya kepada generasi berikutnya dengan efisien.
Dengan tulisan, pengetahuan dapat dibagi, dianalisis, dan dirujuk. Pendekatan ini memungkinkan manusia untuk memahami dunia sekeliling mereka dengan lebih baik dan secara bertahap membangun peradaban seperti yang kita kenal sekarang.
Kesimpulan
Mempertimbangkan bagaimana masa pra-sejarah telah mempengaruhi cara kami memahami dan berinteraksi dengan dunia sekarang, kita dapat lebih menghargai betapa pentingnya kemampuan untuk menulis. Meskipun periode ini seringkali dianggap sebagai masa yang primitif dan kurang maju, namun kita mendapatkan wawasan penting dari kehidupan mereka tentang bagaimana mereka berinteraksi dan memahami alam semesta sebelum adanya tulisan.