Salah satu penanda pembeda antara satu budaya dengan yang lainnya adalah seni dan tradisi yang mereka miliki, dan seni tari adalah salah satu aspek yang mencerminkan hal tersebut dengan baik. Pada kesempatan ini, kita akan merangkai narasi dari sebuah keindahan bergerak bernama “Tari Payung” dari Sumatera Barat. Tari Payung merupakan simbol yang mengekspresikan kemurnian, hasrat, dan rasa hormat antara seniman tari dan audiens mereka.
Sejarah Tari Payung
Tari Payung merupakan salah satu contoh khas dari penyajian tari di Sumatera Barat. Asal-usulnya diperkirakan dari tradisi adat Minangkabau yang memiliki bentuk kegiatan tari yang berkaitan dengan upacara adat resmi. Secara tradisional, Tari Payung ini ditarikan oleh sepasang penari pria dan wanita yang menari dengan lemah gemulai dan sarat pesona, menampilkan romantisme dan kehangatan cinta.
Penyajian Tari Payung
Dalam penyajiannya, seniman yang menampilkan Tari Payung menggunakan kostum khas Minangkabau yang penuh warna dan meriah, menambah keindahan dan keunikan tarian ini. Penari wanita biasanya mengenakan kebaya bernuansa cerah dan kain sarung dengan motif tradisional Minangkabau. Penari pria mengenakan baju takwa dan celana hitam, dilengkapi dengan songkok hitam dan selendang. Sepasang payung kecil dengan warna dan motif yang cerah menjadi bagian integral dari tarian ini.
Akompanimen musik tradisional Minangkabau seperti talempong, saluang, rabab dan dendang pasisia menambah suasana cerita yang disajikan melalui Tari Payung. Pemilihan instrumen ini menunjukkan keluasan dan keanekaragaman dari warisan budaya Sumatera Barat.
Makna Tari Payung
Pada dasarnya, Tari Payung mencerminkan akulturasi budaya lokal dan pengaruh dari luar yang berakar kuat di Sumatera Barat. Tari ini memiliki makna filosofis yang mendalam dan melambangkan rasa hormat dan perlindungan terhadap pasangan tari.
Melalui pertunjukan ini, kita diajak untuk mulai menghargai dan mencintai lebih dalam budaya kita sendiri. Dengan mengakui dan memahami warisan budaya kita, kita dapat memahami lebih baik siapa kita, dan menghargai keragaman dan keunikan dari budaya lain.
Tari Payung dari Sumatera Barat ini adalah contoh brilian tentang bagaimana seni dan budaya suatu region dapat terjalin dalam satu elemen penyajian estetika yang indah. Karena pada akhirnya, kita semua adalah bagian dari mosaik budaya yang kaya dan beragam ini, dan masing-masing memiliki ruang dan tempat yang penting dalam tapestry budaya nasional kita.