Dalam studi sosiologi, metode penelitian memiliki peranan penting. Menurut Soerjono Soekanto, seorang pakar sosiologi ternama dari Indonesia, teknik dan metode kualitatif memiliki peran utama dalam merumuskan pemahaman yang mendalam tentang perilaku sosial. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang teknik dan metode kualitatif dalam sosiologi menurut Soerjono Soekanto.
Pengertian Metode Kualitatif
Sebelum melanjutkan, penting untuk memahami apa itu metode kualitatif. Metode kualitatif adalah suatu teknik penelitian yang berupaya memahami fenomena sosial dari perspektif partisipan penelitian. Teknik penelitian ini berfokus pada pemahaman dan penafsiran makna dari interaksi sosial, bukan hanya mengukur data.
Teknik dan Metode Kualitatif menurut Soerjono Soekanto
Berbeda dengan metode kuantitatif yang meminimalkan keterlibatan peneliti dan fokus pada pengumpulan data statistik, metode kualitatif menurut Soekanto, mengharuskan peneliti untuk terlibat secara aktif dalam proses penelitian.
Beberapa teknik kualitatif menurut Soekanto termasuk:
- Observasi: Melalui observasi, peneliti memperhatikan dan merekam perilaku individu atau kelompok dalam setting natural. Dalam konteks sosiologi, pengamatan dapat digunakan untuk memahami bagaimana individu atau grup berinteraksi dalam setting sosial tertentu.
- Wawancara Mendalam: Wawancara mendalam memungkinkan peneliti untuk memahami pandangan, pengalaman, dan motivasi subjek penelitian. Ini adalah metode yang handal untuk mendapatkan informasi mendalam tentang perilaku sosial.
- Studi Kasus: Studi kasus adalah penelitian mendalam tentang satu atau beberapa contoh yang spesifik. Tujuannya adalah untuk memahami fenomena dalam konteksnya yang nyata dan spesifik.
- Etnografi: Sebagai pendekatan penelitian, etnografi%20adalah%20studi%20mendalam%20tentang%20budaya%20atau%20komunitas%20khusus%20dengan%20tujuan%20memahami%20cara%20hidup,%20sistem%20nilai,%20dan%20struktur%20sosial%20dari%20kelompok%20tersebut.%0A)
Manfaat dan Tantangan Metode Kualitatif
Metode kualitatif memberikan gambaran mendalam dan detail tentang subjek penelitian. Hal tersebut sangat berguna dalam memahami mengapa individu atau kelompok bertindak atau berpikir dengan cara tertentu. Namun, metode ini juga memiliki tantangannya sendiri. Misalnya, hasil penelitian sering kali sulit untuk diterapkan secara umum karena penelitian biasanya dilakukan pada sampel kecil dan dalam konteks yang spesifik.
Kesimpulan
Sebagai pakar sosiologi, Soerjono Soekanto melihat pentingnya metode kualitatif dalam memahami dan menafsirkan perilaku sosial. Teknik dan metode kualitatif membantu peneliti mengungkap makna dan pemahaman mendalam tentang fenomena sosial, sehingga memberikan kontribusi yang sangat berharga bagi studi sosiologi. Meski demikian, penting juga bagi peneliti untuk memahami dan mengatasi tantangan yang muncul dalam penelitian kualitatif.