The Universal Declaration of Human Rights: Diratifikasi PBB pada Tahun 1948

Pada tahun 1948, sebuah dokumen penting yang dikenal sebagai “The Universal Declaration of Human Rights” (UDHR) diakui dan diratifikasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tindakan ini menandai tonggak sejarah untuk hak-hak manusia di seluruh dunia, menetapkan standar minimum untuk perlakuan terhadap semua manusia tanpa terkecuali.

Latar Belakang

UDHR dikembangkan sebagai respons terhadap kejahatan perang dan pelanggaran hak manusia yang terjadi selama Perang Dunia II. PBB, yang didirikan pada tahun 1945, menunjukkan komitmen terhadap perlindungan hak asasi manusia dengan inklusi ini. Misi mereka adalah untuk menjaga perdamaian dunia, dan mengambil tindakan bersama untuk mencegah pelanggaran hak asasi manusia.

Persetujuan dan Ratifikasi

Perserikatan Bangsa-Bangsa meratifikasi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada tanggal 10 Desember 1948. Akhir tahun itu menandai dimulainya suatu era baru, di mana hak-hak dasar setiap individu diakui dan dilindungi oleh hukum internasional. Dokumen ini diterima oleh Majelis Umum PBB melalui Resolusi 217A pada pertemuan mereka yang ketiga.

Isi Deklarasi

UDHR terdiri dari 30 pasal yang menekankan hak-hak dasar dan kebebasan yang harus dimiliki oleh semua individu, tanpa memandang ras, warna kulit, agama, gender, atau nasionalitas. Pasal-pasal ini mencakup hak untuk kehidupan, kebebasan dan keamanan pribadi; hak atas pekerjaan, waktu luang, dan tingkat hidup yang mencukupi; serta hak atas pendidikan, partisipasi budaya, dan banyak lagi.

Pengaruh dan Dampak

Ratifikasi UDHR oleh PBB memiliki pengaruh yang luar biasa pada perlindungan hak asasi manusia. Dokumen ini telah menjadi dasar hukum internasional hak asasi manusia dan telah menginspirasi lebih dari 60 instrumen hak asasi manusia yang lebih lanjut yang secara kolektif membentuk sistem hukum internasional untuk perlindungan hak asasi manusia.

Kesimpulan

Ratifikasi “Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia” oleh PBB di tahun 1948 adalah acuan penting bagi masyarakat internasional dalam melindungi hak-hak individu. Ini membuka jalan bagi pengembangan hukum dan instrumen lebih lanjut untuk memperkuat perlindungan hak asasi manusia. Pada tanggal yang sama setiap tahun, kita merayakan Hari Hak Asasi Manusia untuk menghargai dan mengingat penandatanganan penting ini.

Leave a Comment