Terkenal sebagai seorang penjelajah dan pemimpin ekspedisi dari Spanyol, Ferdinand Magellan meninggal pada tanggal 27 April 1521 akibat serangan oleh bangsa Filipina di kepulauan Mactan. Mari kita mengenal lebih dekat tokoh penjelajah ini dan bagaimana perjalanan yang tragis berakhir.
Siapa Ferdinand Magellan?
Ferdinand Magellan atau dikenal sebagai Fernão de Magalhães dalam bahasa Portugis, lahir di Sabrosa, Portugal pada tahun 1480. Ia menjadi pelaut yang ahli dan pahlawan dalam upaya Penjelajahan Spanyol. Ferdinand Magellan dikenal akan kontribusinya dalam menemukan jalur pelayaran dari Samudra Atlantik menuju Samudra Pasifik melalui Selat Magellan, yang kemudian dinamai dengan namanya. Ekspedisi ini merupakan ekspedisi pertama yang mengelilingi dunia.
Perjalanan Magellan ke Filipina
Dalam perjuangannya untuk mencari jalan ke Asia melalui rute Barat, Magellan membujuk Raja Spanyol, Charles V, untuk mendukung dan mensponsori ekspedisi pelayaran yang dilakukannya. Pada tahun 1519, Magellan memulai perjalanan dengan armada yang terdiri dari lima kapal dan 270 awak kapal.
Setelah melewati Selat Magellan, ekspedisi ini melanjutkan perjalanan ke arah Pasifik. Setelah mengarungi Lautan Pasifik selama berbulan-bulan, Magellan dan krunya akhirnya tiba di kepulauan yang dikenal sebagai Fedroana (sekarang disebut sebagai Samar) pada tanggal 16 Maret 1521. Di sini, mereka berhubungan dengan beberapa suku lokal termasuk di kepulauan Mactan.
Meninggalnya Magellan Akibat Serangan Bangsa Filipina
Pada saat ekspedisi tersebut tiba di kepulauan Mactan, Magellan dan awaknya menghadapi perlawanan jiwa dan besarnya dari penduduk Mactan yang dipimpin oleh lengend pandangan Lapu-Lapu. Meski Magellan berhasil membaptis beberapa suku Versepelanin lainnya menjadi agama Katolik, ia gagal meyakinkan Lapu-Lapu untuk menyerah dan mengikutinya.
Konflik dengan bangsa Filipina terjadi pada tanggal 27 April 1521, saat Ferdinand Magellan bersama 60 orang awak kapalnya berusaha melakukan penyerangan terhadap Lapu-Lapu dan prajuritnya. Namun, pertarungan yang berlangsung tidak memihak kepada Magellan. Dalam pertempuran yang dikenal sebagai “pertempuran Mactan”, Magellan terkena panah dan ditikam hingga tewas.
Kesimpulan
Ferdinand Magellan memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah penjelajahan dan percetakan mencetak baru dalam menghubungkan dunia melalui ekspedisi keliling dunianya. Meskipun ia meninggal dalam perjuangan, namanya tetap dikenang sebagai tokoh besar dalam sejarah penjelajahan, dan serangannya oleh bangsa Filipina akan terus menjadi bagian integral dari ceritanya serta sejarah kepulauan Filipina dan Mactan.