Dalam dunia yang semakin plural dan saling bergantung, nilai toleransi secara universal dianjurkan untuk menciptakan harmoni dan perdamaian. Meski demikian, kita terkadang memandang toleransi seperti halnya sekedar siluet, sesuatu yang kabur dan tidak jelas. Namun, toleransi, khususnya dalam ajaran Islam, memiliki cakupan yang jelas dan mendalam.
Dalam bahasa Arab, toleransi disebut “Tasamuh”. Kata ‘Tasamuh’ berasal dari akar kata semaha yang mempunyai makna memberikan kelonggaran. Dalam Kamus Lisan al-Arab, semaha diartikan memberi, menghibur dan memberi kemudahan. Jadi, toleransi dalam ajaran Islam (Tasamuh) sebenarnya mengandung makna pemberian kelonggaran dalam hubungan antara satu sama lain, termasuk dalam hal pemahaman, perilaku dan pandangan hidup.
Sebuah ajaran yang begitu indah dan sangat dianjurkan dalam Islam.
Toleransi dalam Al Qur’an dan Hadist
Kaum muslimin meyakini bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang sempurna yang meliputi segala aspek kehidupan, termasuk ajaran tentang toleransi.
Dalam umat Islam, penting untuk memahami dan mempraktikkan toleransi sebagai bagian dari iman mereka. Al-Qur’an memberikan berbagai pesan tentang toleransi, contohnya dalam Surat Al-Hujurat (49:13), “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seekor laki-laki dan seekor perempuan, kemudian Kami menjadikan kamu berbagai bangsa dan sukubangsa agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling taqwa di antara kamu.”
Hadis juga tidak ketinggalan menyampaikan ajaran toleransi. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.”
Praktek Toleransi dalam Islam
Toleransi dalam Islam lebih dari sekedar pemahaman teoritis, namun harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh praktik toleransi dalam Islam:
- Menghormati orang lain: Kaum muslimin dianjurkan untuk menghormati orang lain, tak peduli apapun latar belakang mereka.
- Relasi dengan Non-Muslim: Islam menekankan pentingnya menjalin hubungan baik dengan non-muslim dan bahkan memberikan perlindungan kepada mereka.
- Memaafkan: Islam menganjurkan umatnya untuk memaafkan kesalahan orang lain sebagai tanda toleransi dan kasih sayang.
Toleransi, Nilai yang Harus Dijaga
Islam adalah agama rahmatan lil alamin, agama yang penuh dengan rahmat dan kasih sayang. Toleransi adalah bagian dari kasih sayang yang dianjurkan dalam Islam. Semoga dengan pemahaman ini, kita semua dapat memperkuat tali persaudaraan dan menjaga kerukunan. Amin.