Transkripsi DNA: Dimulai dengan Pembukaan Pita Double Helix oleh Enzim

Transkripsi DNA adalah proses di mana bagian tertentu dari DNA digunakan sebagai template untuk membuat RNA. Proses ini dijalankan oleh enzim RNA polimerase untuk membantu proses transkripsi. Seperti husinemia dalam sebuah konser, instrumen enzimatis berperan penting dalam berjalannya transkripsi. Proses ini dimulai dengan pembukaan pita double helix DNA oleh enzim. Berikut ini adalah penjelasan detilnya.

Tahap Inisiasi: Buka DNA kita

Pada tahap awal, yang juga dikenal sebagai tahap inisiasi, molibdat enzim RNA polimerase berikatan dengan promotor DNA, yaitu urutan spesifik pada DNA yang signal templat transkripsi dimulai1.

Enzim kemudian membuka pita double helix DNA dengan mengubah struktur DNA lokal. Ini memungkinkan RNA polimerase memulai proses transkripsi pada satu untai DNA yang berfungsi sebagai template, membuat pita baru RNA. Pada tahap ini, enzim memainkan peran yang sangat kritis dan tidak bisa diabaikan.

Tahap Elongasi: Membangun Pita RNA

Setelah helix DNA terbuka dan templat eksposure, enzim RNA polimerase memulai proses elongasi dengan menambahkan nukleotida ke ujung 3’ baru pita RNA dalam urutan yang sesuai dengan templat DNA. Dengan ini, enzim membantu dalam pengembangan dan elongasi rantai RNA2.

Tahap Terminasi: Mengakhiri Transkripsi

Proses tersebut berakhir ketika polimerase mencapai urutan terminasi pada DNA, dimana disana sinyal menghentikan pembentukan pita RNA baru3. Dengan ini, enzim berhenti melawati DNA dan rantai RNA dipisahkan.

Kesimpulan

Proses transkripsi digerakkan oleh enzim, dimulai dengan pembukaan pita double helix oleh RNA polimerase, yang memungkinkan pembuatan RNA dari template DNA. Melalui mekanisme ini, informasi genetik disimpan dalam DNA dapat diubah menjadi RNA, yang nantinya dapat diterjemahkan menjadi protein.

Sources:

  1. Gourse, R. L., Ross, W., & Gaal, T. (2000). UPs and downs in bacterial transcription initiation: the role of the alpha subunit of RNA polymerase in promoter recognition. Molecular microbiology, 37(4), 687-695. ↩
  2. Lewin, B., Cassimeris, L., Lingappa, V. R., & Plopper, G. (2007). Lewin’s Cells. Boston: Jones & Bartlett Learning. ↩
  3. Richardson, J. P. (2002). Rho-dependent termination and ATPases in transcript termination. Biochimica et Biophysica Acta (BBA)-Gene Structure and Expression, 1577(2), 251-260. ↩

Leave a Comment