Jika Anda pernah berinteraksi dengan komputer Windows dalam kapasitas apapun, kemungkinan Anda telah bertemu dengan berbagai jenis pesan error. Salah satu pesan yang bisa sangat menghawatirkan adalah “Windows failed to start. A recent hardware or software change might be the cause.” Peringatan ini dapat muncul setelah Anda mencoba memperbarui sistem operasi Anda, menginstal driver baru, atau bahkan merombak sistem secara signifikan.
Apa Penyebabnya?
Pesan ini bisa muncul karena beberapa alasan. Mungkin Anda baru-baru ini menginstal perangkat keras atau lunak baru pada sistem Anda yang tidak kompatibel dengan versi Windows Anda. Atau mungkin ada file sistem yang rusak atau hilang. Kadang, ini bahkan bisa disebabkan oleh virus atau malware.
Solusi Potensial
1. Gunakan Sistem Restore
Untuk memecahkan masalah ini, cara termudah dan paling langsung adalah menggunakan fitur System Restore. System Restore adalah alat built-in di Windows yang memungkinkan Anda mengembalikan sistem ke keadaan sebelumnya, seakan perangkat keras atau perubahan lunak baru tidak pernah terjadi.
Berikut adalah cara menggunakannya:
- Hidupkan komputer dan tekan F8 berulang kali sampai Anda melihat menu Advanced Boot Options.
- Pilih “Safe Mode with Command Prompt”.
- Di command prompt, ketik
rstrui.exedan tekan Enter. - Ikuti petunjuk yang diberikan untuk memilih titik pemulihan (biasanya sebelum Anda melakukan perubahan perangkat keras atau lunak penting) dan memulihkan sistem Anda.
2. Perbaiki File Sistem yang Rusak
Jika System Restore tidak memecahkan masalah, Anda mungkin perlu memeriksa file sistem yang rusak. Untuk melakukan ini, Anda perlu menggunakan Command Prompt dan perintah SFC.
Berikut adalah cara melakukannya:
- Hidupkan komputer dan tekan F8 berulang kali sampai Anda melihat menu Advanced Boot Options.
- Pilih “Safe Mode with Command Prompt”.
- Di command prompt, ketik
sfc /scannowdan tekan Enter. - Tunggu sampai proses selesai. Jika ada file sistem yang rusak, SFC akan mencoba memperbaikinya.
3. Lakukan Clean Boot
Jika kedua solusi di atas gagal, Anda mungkin perlu melakukan clean boot. Dengan mem-boot sistem dengan set minimal driver dan startup programs, Anda dapat menentukan apakah masalah diakibatkan oleh perangkat keras atau perangkat lunak tertentu.
Berikut adalah cara melakukannya:
- Pada Windows, pergi ke System Configuration (ketik
msconfigdi menu Start). - Di tab General, pilih
Selective startup, kemudian hapus centang dariLoad startup items. - Di tab Services, centang
Hide all Microsoft services, kemudian klikDisable all. - Klik OK, kemudian Restart.
Sekarang sistem Anda akan boot dengan set minimal driver dan startup programs. Jika sistem boot dengan sukses, berarti masalah tersebut disebabkan oleh perangkat keras atau perangkat lunak tertentu yang Anda nonaktifkan.
Pesan “Windows failed to start. A recent hardware or software change might be the cause.” bisa mengganggu, namun umumnya bisa diatasi dengan langkah-langkah ini. Selalu ingat untuk mencadangkan data penting Anda dan menjaga sistem Anda up-to-date guna mencegah masalah serupa di masa depan.